images

okezone.com

Thurneysen Simanjuntak

Lippo Cikarang - Bekasi
Member Since 19/03/2016

Hidup dengan Empat Mata

Sabtu, 19 Maret 2016
Dari kuliah, akhirnya saya resmi menjadi cowok empat mata.  Alias pengguna kacamata. Awalnya tidak mudah menjadi pemakai kacamata. Julukan dari teman-teman sebagai profesor, superboy terkadang membuat telinga panas. Tapi lama-lama kebal dengan guyonan mereka.

Bagiku, kacamata menjadi sahabat sejak itu. Mata minus dan silindris tidak bisa dibohongi ketika harus melihat tulisan dosen dipapan tulis. Juga memandang benda-benda yang jauh. Dari saat itu kacamata menjadi kebutuhan dan kemana-mana tidak nyaman tanpanya. Ibarat pacar yang setia mendampingi selalu.

Masalah pun mulai muncul ketika tidak bisa lepas dari kacamata. Berkali-kali kacamataku rusak karena lalai. Seringnya, ketika membaca tidur-tiduran, lama-lana tidur beneran. Alhasil kacamata rusak karena tertindih.

Ternyata menggunakan kacamata itu butuh ketelatenan. Melepas ketika mau tidur, menempatkan pada tempat yang aman, bahkan cairan dan lap khusus yang harus tersedia ditas sandang jika bepergian. 

Merawat kacamata itu ternyata sama halnya menjaga penampilan. Kacamata yang terdapat di wajah sebagai tanda bahwa menjadi bagian perhatian orang lain. Walaupun fungsi utamanya adalah sebagai alat bantu untuk melihat.

Hingga saat ini kacamata telah menjadi sahabat setia. Baik dikala membaca, beraktivitas. Tanpanya, rasanya ada yang kurang. 

Inilah kisahku sebagai cowok empat mata.

Thurneysen S.
08121968141


Berikan Komentar Anda

Login untuk komentar

Login