images

okezone.com

Member Since 31/12/2016

Tulisan Lainnya

Nadya

Member Since 31/12/2016

Terbawa Arus Konsumerisme Online Shops

Senin, 2 Januari 2017
Terbawa Arus Konsumerisme Online Shops

Bermula dari hanya mengecek promo dan barang-barang yang sedang diskon di online shops di waktu luang, teman saya akhirnya terbawa oleh arus konsumerisme. Setiap hari ia menghabiskan minimal dua jam untuk melihat-lihat berbagai online shops. Berbagai ukuran paket barang dikirimkan dari online shops ke rumahnya, dari kecil sampai besar. Waktu, tenaga, dan uangnya dihabiskan untuk berbelanja online.

Saat ini, berbelanja menjadi sangat mudah dengan adanya online shops. Online shop atau toko belanja daring pertama kali ditemukan oleh Michael Aldrich pada tahun 1979. Michael Aldrich merupakan penemu asal Inggris yang menghubungkan televisi domestik dengan prosesor transaksi sentral melalui jalur telepon. Sistem ini dinamakan teleshopping, yaitu berbelanja dengan jarak jauh, dengan tujuan supaya sistem ini bisa melakukan transaksi jarak jauh secara langsung dan berkomunikasi dengan komputer lainnya (The Michael Aldrich Archive, 2011). Sistem ini berkembang dan saat ini dikenal dengan electronic commerce (e-commerce), yaitu perdagangan barang maupun jasa melalui jaringan komputer, seperti internet (Omics International, tanpa tahun).

Perkembangan e-commerce hingga saat ini sudah sangat pesat. Kemajuan ini terlihat dari pesta belanja online yang dirayakan di berbagai belahan dunia. Perayaan hari belanja online di tiap negara dirayakan pada tanggal yang berbeda-beda. Hari belanja online di Amerika Serikat dikenal dengan nama Cyber Monday, yang tahun ini diadakan paada tanggal 29 November 2016 (Ghosh, 2016). Cina merayakan hari belanja online nasionalnya setiap tanggal 11 November sejak tahun 2009, yang diberi label Singles Day (Davidson, 2016). Negara tetangga kita, Malaysia juga memiliki Malaysia Cyber Sale (MyCyberSale), yang pada tahun ini diadakan pada tanggal 26-30 September 2016 (Shopback.my, tanpa tahun).

Tak ketinggalan juga, Indonesia ikut memeriahkan pesta belanja online ini dengan merayakan Hari Belanja Online Nasional (HarBolNas), yang diadakan setiap tanggal 12 Desember, atau dikenal juga dengan #1212Sale. HarBolNas telah dirayakan sejak tahun 2012 hingga 2016. Saat pertama kali HarBolNas dirayakan pada tahun 2012, hanya tujuh e-commerce yang berpartisipasi. HarBolNas 2016 dirayakan pada 12-14 Desember 2016 dan diikuti oleh 211 e-commerce. Ratusan e-commerce ini berpartisipasi memeriahkan HarBolNas 2016 dengan memberikan diskon hingga 90%. (HarBolNas, 2016)

Dalam 3 hari, HarBolNas 2016 menghasilkan 3,3 triliun rupiah. Angka ini mengalami peningkatan lebih dari 50% dibanding HarBolNas tahun 2015, yaitu 2,1 triliun rupiah (Sodano, 2016). Hasil survei Ecommerce Foundation dan eMarketer pada tahun 2016 menunjukkan peningkatan  jumlah konsumen online dan peningkatan rata-rata uang yang dihabiskan oleh seorang konsumen online sejak tahun 2013 hingga 2015 di Indonesia. Melihat fakta ini, dapat disimpulkan bahwa pengguna internet Indonesia semakin mencintai online shopping. Survei oleh Gfk menunjukkan bahwa pembayaran yang cepat dan aman, penawaran khusus, dan bebasnya biaya antar ke rumah dan berbagai faktor lain menjadi pertimbangan masyarakat Indonesia untuk berbelanja online hingga akhirnya memutuskan untuk berbelanja online. Belanja online tidaklah salah sampai timbul gaya hidup konsumerisme dalam berbelanja online.

Kamus Besar Bahasia Indonesia mendefinisikan konsumerisme sebagai gaya hidup yang tidak hemat, yang memandang barang-barang sebagai ukuran kebahagiaan atau kesenangan. Arus konsumerisme akibat membanjirnya online shops dapat menjebak siapapun yang memiliki akses ke online shops. Hanya dengan memiliki gadget yang dapat terhubung ke internet, kita sudah dapat mengakses online shops. Sebuah penelitian (Antouw, 2016) menunjukkan adanya hubungan antara layanan online shops terhadap konsumerisme. Bila kita tidak meresponi penggunaan layanan online shops  dengan baik, kita pun dapat terjebak dalam arus konsumerisme, dengan membeli barang-barang secara berlebihan melalui online shops.

Membeli barang atau jasa secara online tidaklah salah, namun kita perlu berhati-hatisupaya jangan sampai hal itu berkembang menjadi perilaku yang konsumtif. Konsumerisme bersifat intrusif dan manipulatif. Kita terus menerus mencari barang yang akan kita beli selanjutnya, sehingga kita pun menghabiskan waktu, tenaga, dan tentu saja uang untuk memenuhinya. Barang-barang yang kita beli bukan untuk memenuhi kebutuhan kita, tetapi keinginan kita. (Docwra, 2009) Tanpa disadari, perilaku-perilaku ini akan berkembang luas dan mempengaruhi berbagai aspek dalam kehidupan kita, seperti cara pandang kita, sosial, serta ekonomi.

Bagaimana cara kita membatasi diri kita supaya kita pun tidak terjebak dalam arus konsumerisme? Richard Docwra (2009) menyarankan kita untuk melatih kemandirian intelektual, dengan cara tidak mudah terpengaruh terhadap tekanan dari lingkungan, kemudahan dan kenyamanan berbelanja online, iklan-iklan, diskon, serta penawaran menarik lainnya yang disodorkan oleh online shops. Hal ini penting karena selain menghindari layanan online shop, kita juga perlu membentengi diri kita supaya tidak mudah terpengaruh. Batasi kebutuhan yang harus dipenuhi, jangan mengikuti keinginan hati kita dengan membeli dan mengikuti penawaran barang-barang yang sedang didiskon.

Jangan biarkan diri kita terbawa oleh arus konsumerisme. Consume less, live more.

 


 

Referensi

Aldrich, M., (2011). Internet Online Shopping. [online] Tersedia di: http://www.aldricharchive.com/internet_online_shopping.html (Diakses 22 Desember 2016)

Aldrich, M., (2011). Inventors Story. [online] Tersedia di: http://www.aldricharchive.com/inventors_story.html (Diakses 22 Desember 2016)

Antow, A. F. T., (2016). Pengaruh Layanan Online Shop (Belanja Online) terhadap Konsumerisme Siswa SMA Negeri 9 Manado. e-journal Acta Diurna, vol. V, no. 3.

Davidson, L., (11 Nov 2016). What is China's Singles Day and how does it compare to Black Friday?. [online] Tersedia di: http://www.telegraph.co.uk/black-friday/0/what-is-chinas-singles-day-and-how-does-it-compare-to-black-frid/ (Diakses 29 Desember 2016)

Docwra, R., (2009). The Problem with Consumerism. East Sussex: Life2.

Ecommerce Foundation, (2016). Global B2C E-commerce Report 2016. Amsterdam: Ecommerce Foundation.

Ghosh, A., (30 Nov 2016). Cyber Monday 2016 becomes biggest online shopping day in US history with spends worth $3.4bn. [online] Tersedia di: http://www.ibtimes.co.uk/cyber-monday-2016-becomes-biggest-online-shopping-day-us-history-spends-worth-3-4bn-1594108 (Diakses 29 Desember 2016)

Harbolnas.com, (2016). Hari Belanja Online Nasional 2016. [online] Tersedia di: http://www.harbolnas.com/ (Diakses 22 Desember 2016)

Harbolnas.com, (2016). Tentang Harbolnas. [online] Tersedia di: http://www.harbolnas.com/tentang-harbolnas/ (Diakses 30 Desember 2016)

Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring. Konsumerisme. [online] Tersedia di: http://kbbi.web.id/konsumerisme (Diakses 30 Desember 2016)

Shopback.my, (tanpa tahun). MyCyberSale. [online] Tersedia di: https://www.shopback.my/mycybersale (Diakses 28 Desember 2016)

Sodano, D., (2016). A Look at Harbolnas, Indonesias National Online Shopping Day. [online] Tersedia di: https://www.emarketer.com/Article/Look-Harbolnas-Indonesias-National-Online-Shopping-Day/1014928 (Diakses 22 Desember 2016)

 

Sumber Gambar:
https://www.google.com/url?sa=i&rct=j&q=&esrc=s&source=images&cd=&cad=rja&uact=8&ved=0ahUKEwimqbSWhqPRAhVCuY8KHaebCDIQjRwIBw&url=http%3A%2F%2Fcuriousmindbox.com%2Fwhy-online-shopping-getting-so-popular%2F&psig=AFQjCNGYJCenW7OF5ZTD-ahtNzLUc3mUHw&ust=1483432272286998

Berikan Komentar Anda

Login untuk komentar

Login
  • Alessandra

    Alessandra

    12 January 2017 at 21:49:PM

    <a title="Agen Bola"href="http://bandarliga.com"><strong>Agen Bola</strong></a> <a title="Agen SBOBET"href="http://bandarliga.com"><strong>Agen SBOBET</strong></a> <a title="Agen IBCBET"href="http://bandarliga.com"><strong>Agen IBCBET</strong></a> <a title="Bandar Bola"href="http://bandarliga.com"><strong>BandarBola</strong></a> <a title="Situs BOla"href="http://bandarliga.com"><strong>Situs Bola</strong></a>

  • Alwi

    Alwi

    21 January 2017 at 09:22:AM

    Belanja online <a href="http://www.rajaledindonesia.com/lampu-bohlam-led">lampu bohlam</a> led, <a href="http://www.rajaledindonesia.com/lampu-filamen-led">lampu filamen</a> led, <a href="http://www.rajaledindonesia.com/lampu-hias-led">lampu hias</a> led, <a href="http://www.rajaledindonesia.com/lampu-jagung-corn-led">lampu jagung</a> led, <a href="http://www.rajaledindonesia.com/lampu-lalu-lintas">lampu lalu lintas</a> led, dan aneka <a href="http://www.rajaledindonesia.com">lampu led</a> di http://www.rajaledindonesia.com