images

okezone.com

Olvio Margareta

Member Since 04/01/2017

Handling Complain Call Center Telkomsel Sangat Payah!

Rabu, 4 Januari 2017
Nama saya Olvio Margareta. Customer Telkomsel dengan nomor 08124949xx49.

Pada tanggal 16 Desember 2016 pukul 14.14 WIB saya melakukan pengisian pulsa Telkomsel (no Hp di atas) sebesar Rp 100.000 lewat MyTelkomsel App, pembayaran via kartu kredit BCA Visa nomor 4556xxxxxxxx0502.

Pada saat tahap terakhir pengisian pulsa, tiba-tiba layar pada aplikasi MyTelkomsel App nge-blank. Saya pikir mungkin gagal, saya coba ulangi lagi pengisian pulsa Rp 100.000 (14.20WIB) dengan kartu kredit yang sama, lagi-lagi hal yang sama terulang.

Saya coba cek di transaksi kartu kredit saya, transaksi belum bisa terlihat, biasanya 3 hari baru kelihatan, tetapi saldo limit kartu kredit berkurang Rp200.000 (kartu kredit BCA saya limitnya kecil sekali, otomatis saya tau pasti terpotong), hanya saja pulsa tidak masuk ke saldo pulsa Telkomsel saya.

Akhirnya saya memutuskan untuk menelepon Call Center untuk kasus pulsa tidak masuk ini.
Berikut saya jabarkan kronologi saya menelepon Call Center Telkomsel & HaloBCA. (Ada beberapa nama CSO yang saya ingat & catat, sisanya lupa).

1. 16 Des : Saya menelepon HaloBCA, oleh CSO saya diminta telepon ke Telkomsel, karena kartu kredit hanya sebagai media pembayaran.

2. 16 Des : Setelah disarankan HaloBCA, saya coba telepon Call Center Telkomsel, saya diminta menunggu 1x24jam (mungkin pulsanya akan masuk dalam 1x24jam).

3. 17 Des : Pukul 16.01 WIB saya berbicara dengan CSO Call Center Telkomsel bernama NOVI, lalu saya dibuatkan laporan, saya harus menunggu pihak terkait untuk menyelesaikan kasus dan menghubungi saya.

4. 18 Des :  Saya dapat sms dari CSTELKOMSEL untuk menyertakan bukti transaksi kartu kredit berupa screenshot dan dikirim via email ke  cs@telkomsel.co.id atau ke Grapari Telkomsel.

5. 19 Des : Sudah saya email dan saya konfirmasi lagi ke Call Center Telkomsel di 188, dibuatkan laporan lagi. Diminta menunggu maksimal 78 jam.

6. 22 Des : Dapat informasi dari Telkomsel +62111 bahwa memang proses pengisian pulsa GAGAL dan akan dilakukan refund ke kartu kredit saya. Harap menunggu.

7. 27 Des : Saya telepon lagi ke Call Center Telkomsel, sampai dimana proses laporan saya, karena transaksi di kartu kredit juga tidak ada refund, jawabannya masih proses, harap ditunggu saja. Dan saya juga jelaskan, kalo tanggal 3 Januari akan cetak billing, lalu dengan pedenya CSOnya bilang, jika tertagih di billing, telepon saja ke Telkomsel lagi. Ckckck.

8. 27 Des : Telepon ke HaloBCA katanya dari Telkomsel belum merefund dana. BCA hanya sebagai pihak ketiga, Telkomsel sebagai Merchant, jadi memang harus dari Telkomsel yang melakukan refund dana ke kartu kredit.

9. 28 Des : Saya telepon lagi Call Center Telkomsel CSO YUDI, katanya sudah dilakukan proses pengajuan refund ke kartu kredit BCA, dari kartu kreditnya belum approve.

10. 03 Jan : Tercetaklah billing tagihan kartu kredit BCA saya, dan transaksi pengisian pulsa Telkomsel Rp100.000 dua kali itu TERTAGIH. Gimana nih? Masa saya harus bayar padahal pulsanya ga masuk saldo? Saya hubungi CSO Call Center Telkomsel YANA, saya disuruh telepon HaloBCA. Disini saya merasa seperti bola pingpong. Miris.

11. 03 Jan : Telp HaloBCA CSO Abel, diinfokan bahwa BCA belum menerima pengembalian dananya. Jika status sudah tertagih di billing, berarti BCA sudah bayar ke Telkomsel, jadi memang harus Telkomsel yg refund, karena BCA sifatnya pasif, pihak ketiga, sebagai media pembayaran saja.
Jadi, HaloBCA menginfokan jika ingin dilakukan pembatalan transaksi di kartu kredit saya, saya harus melampirkan beberapa dokumen seperti KTP, Kartu Kredit bagian depan, dan Bukti Void/Bukti Pembatalan Transaksi dari Telkomsel.

12. 03 Jan : Setelah mendapat informasi yang jelas dari CSO HaloBCA, saya telepon CSO Call Center Telkomsel (untuk ke sekian kalinya), untuk minta Bukti Void Pembatalan Transaksi, dan jawabannya memang sangat mengecewakan. Bukti pembatalan transaksi harus minta lewat Grapari. Bukan lewat Call Center. Sekian.

Gimana rasanya? Ruwet sekali, bukan? Untuk hal kecil cuman Rp200.000 saja tetapi Telkomsel penyelesaian masalahnya sangat berbelit-belit.

Dari awal harusnya customer yang awam seperti saya ini diinfo, atau inisiatif diberikan bukti pembatalan transaksi, dan harus datang ke Grapari, karena Call Center katanya tidak bisa mengeluarkan bukti pembatalan transaksi, jangan sudah terlanjur seperti ini, customer yang dirugikan.

Dan harusnya juga diinfo tenggat waktu selesai masalah dalam jangka waktu berapa lama, customer malah diping-pong untuk telepon HaloBCA bolak-balik.

Dari tanggal 16 Desember 2016, belum ada kejelasan bagaimana, dan sekarang kartu kredit saya tertagih. Memang sih Rp200.000 itu uang kecil, tapi masa saya harus bayar untuk pulsa yang tidak saya terima? Kan aneh ya, Telkomsel ternyata tidak seperfect yang saya kira.

Berikan Komentar Anda

Login untuk komentar

Login
  • Malvin

    Malvin

    19 January 2017 at 18:49:PM

    Sdh ada refund nya blm bu? Saya jg sama. Tgl 16 jan kmrn br kejadian.. rencana hr ne tgl 19 mo telp ke bca or telkomsel..

  • Fatmasari

    Fatmasari

    3 April 2017 at 09:21:AM

    hadeh.. ternyata serepot itu ya, kmrn juga saya gagal transaksi pake kartu kredit. pulsa gak masuk tapi tertagih.. gmn mba? sudah di refund belum sama Telkomsel? saya mau nelp cs nya aja sussseeeeyyyeehhhh.... blum bisa nyambung2 dari tadi hadeeeh naseb... T__T