images

okezone.com

Jirman Zabdan

Jl. Raya Pegiringan Bantarbolang Pemalang
Member Since 07/01/2017

Selain Maido, Apa yang Sudah Kita Berikan Untuk Negeri Ini ?

Sabtu, 7 Januari 2017
Selain Maido, Apa yang Sudah Kita Berikan Untuk Negeri Ini ?

Sebagai anak indonesia yang mencintai budaya, termasuk bahasa daerah, tentu kita tidaklah asing dengan sebuah kata yang saya masukkan dalam judul dalam artikel ini, yaitu "Maido".  Apalagi jika kita sering menggunakan bahasa jawa untuk percakapan sehari-hari, seperti orang-orang yang tinggal di Jawa.

"Maido" dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia : "Berasal dari bahasa Jawa Verbal (kata kerja) mencela karena tidak percaya (perbuatan atau hasil pekerjaan orang lain): bukan watak kita untuk terus cengeng dan terus maido saja." Jadi, tidaklah heran, kalau kata "maido" ini sering digunakan oleh orang-orang yang benci terhadap sesuatu, berwatak sombong, sering iri, dan orang-orang yang memiliki sifat tercela lainnya.

Sebagai orang desa, saya melihat fenomena ini sungguh sangat memprihatinkan, Kebebasan berpendapat tidak lagi memiliki batas, semua bebas menyampaikan pendapat, kritikan bahkan sampai pada hujatan.  Seiring dengan tuntutan jaman, kebebasan menjadikan masyarakat semakin cerdas, namun tidak bisa di pungkiri dengan kebebasan berpendapat seperti sekarang ini, kadang kita lupa akan bagaimana etika dalam berpendapat, seolah-olah kita bebas tanpa batas, baik dalam berkehidupan berbangsa dan bernegara serta bermasyarakat. Kita bisa melihat, mendengar dan merasakan hiruk pikuknya dunia, pengamat semakin banyak, dapat dikatakan yang diamati lebih sedikit dari pada yang mengamati, Mulai dari persoalan pemerintahan, pembangunan, bahkan mulai menjurus ke arah yanglebih sensitif yaitu persoalan suku, ras dan sara.

Perbedaan adalah Hikmah, namun kini perbedaan pendapat dan berfikir tersebut sekarang berbanding terbalik, tidak lagi menjadi hikmah namun perbedaan tersebut menjadi persoalan yang dapat menjadi sebab sebuah perpecahan bahkan  sampai pada celaan yang berujung pada penghilangan hak jawab seseorang, tanpa kita sadarai hal-hal tersebut semakin banyak muncul dipermukaan bahkan bisa dikatakan kebebasan sekarang cenderung ke arah yang negatif. Keseimbangan yang kita harapkan terkadang hanya seperti angin lalu saja.

Indonesia dengan ciri khas gotong royong dan guyub rukunnya, Indonesia dengan ciri khas ewuh pakewuhnya, kini mulai berubah seiring berkembangannya jaman. Masyarakat semakin kritis dalam segala hal, informasi semakin mudah didapat, hampir tidak ada batas waktu dan jarak, baik di daerah kota maupun pelosok desa. Media sosial dan berbagai persoalan dinegeri ini menjadi viral disetiap sendi kehidupan. Kritikan, saran, nasehat sampai pada celaan semua hampir setiap hari bisa kita dengar di berbagai persoalan di negeri ini. Tidak dapat dipungkiri pula Paido dan Maido tidak lagi ada keseimbangan. Entah ada apa dengan negeri ini ?

Di jaman yang serba bebas ini, kita  dituntut untuk lebih bijak dalam setiap persoalan, Kebebasan berpendapat dan berfikir, tentu janganlah hanya terhenti sampai pada maido/menyalahkan, namun harus diiringi dengan solusi dan jalan keluar dalam mencari sebuah penyelesaian, sehingga kebebasan berpendapat tersebut menjadi hikmah yang merupakan salah satu bagian penting dalam proses memajukan pembangunan bukan malah semakin memundurkan pembangunan.

Hampir setiap hari kita dan anak-anak kita dipertontonkan dengan berbagai persoalan melalui media televisi dan media-media lainnya, ewuh pakewuh sebagai budaya Indonesia, kini mulai pudar tergantikan oleh saling membenarkan satu sama lain, saling menyalahkan dengan dasar dan pedoman sendiri-sendiri. Sampai kapan ini semua akan berakhir ? haruskah anak cucu kita akan terus belajar dengan sebuah kebingungan ?

Sebagai penutup artikel ini, semoga kita bisa lebih bijak dalam mewujudkan kebebasan berfikir dan berpendapat, sehingga kita tidak termasuk ahli maido. Dari kitalah Indonesia akan lebih maju, Nilai luhur budaya, seperti ewuh pakewuh, gotong royong, nilai-nilai kebersamaan semoga selalu menyertai setiap persoalan dinegeri ini. Sebuah pertanyaan yang mudah-mudahan bisa menggugah nurani kita semua:  Selain maido, apa yang sudah kita berikan untuk negeri tercinta ini ? Marilah kita renungkan bersama !

Berikan Komentar Anda

Login untuk komentar

Login