images

okezone.com

Wira Wijaya

Member Since 07/02/2017

Mau Nikah Muda Kayak Alvin Larissa, Siapkan Dulu Hal-hal Ini

Rabu, 8 February 2017
Mau Nikah Muda Kayak Alvin Larissa, Siapkan Dulu Hal-hal Ini Pernikahan antara Alvin yang merupakan anak dari K.H. Muhammad Arifin Ilham dengan seorang wanita chiness muallaf Larissa Cow membuat sebagian besar anak muda ketar-ketir. Tahu sendirikan, bagaimana perasaan seorang anak muda saat ditanya sama keluarga atau orang terdekatnya bertanya, "Kamu kapan nikah?" . Aduh. Nyesek banget kan. Apalagi yang tanya adalah orang terdekat. Catet orang terdekat ya.. !!!

Setidaknya, apa yang pernikahan yang dilakukan Alvin dan Larissa sukses memprovokasi sebagian besar wanita muslimah di tanah air. Ini tidak lain dari maraknya status status yang mereka buat, entah itu di facebook ataupun kata kata mutiara yang banyak beredar di instagram di sertai dengan pic yang aduhai. "Lelaki yang hebat adalah laki-laki yang mendatangi orang tua, bukan yang mendatangi anaknya", contoh salah satu status facebook.

Tidak ada yang salah, kesalahan terbesar itu mungkin ada pada diri kita masing-masing, wahai kaum muda dan mudi yang mengimpikan menikah, as soon as possible. Setidaknya sebelum pernikahan menjemput anda, hehehe. berarti didatangi oleh pernikahan, maka lakukanlah setidaknya persiapan. Apa saja itu? Harta benda yang banyak kah? Coba kita urut satu per satu.

1. Persiapan Mental
Dari sekian banyak persiapan sebelum pernikahan, persiapan mental dan psikologis adalah hal yang paling utama dan mendasar. Coba tebak aja deh, apa kira-kira yang menguatkan Alvin untuk menikahi Larissa yang notabene doi lebih tua dari Alvin? Jawabannya kalau bukan mental yang sudah siap, apa kira-kira.

Pun begitu dengan Larissa, karena ia sebagai wanita dan ia tahu bahwa Alvin adalah sosok yang mampu untuk membimbingnya apalagi doi adalah muallaf, maka ia terima pinangan dari Alvin.

2. Ilmu Agama yang Matang
Agama yang matang menjadi salah satu garansi penting. Tahu sendirikan betapa pentingnya agama bagi hidup kita? Yup, agama adalah pegangan bagi kita, sehingga hidup menjadi lebih bermakna dengan agama.

Dengan agama pula, seorang calon pengantin akan tahu tujuan pernikahan. Tujuan pernikahan dalam Islam bukan semata untuk menyatukan dua insan yang sedang dimabuk kasmaran ya. Namun, tujuannya sangat banyak, salah satu yang terpenting adalah bisa beribadah dengan maksimal kepada Allah karena sebab yang bisa mengantarkan kepada dosa bisa segera ditutupi dengan jalan pernikahan. Efek samping lain dari tujuan pernikahan adalah terbebasnya manusia dari pertanyaan kapan nikah? heheh. Tapi jangan senang dulu. Masih ada pertanyaan kapan, kapan, dan kapan lagi selanjutnya.

3. Persiapan Materi
Nah, barulah kita mungkin beranjak kepada persiapan materi. Biasanya sih, di tengah - tengah masyarakat kita dan dipinggir masyarakat juga, kriteria kesiapan materi menjadi hal utama dan paling penting. Kalau dibuat dalam kolom manajemen, antara yang penting dan mendesak. Maka poin inilah yang bakal jadi winner.

Tapi, pada faktanya itu tidaklah benar. Karena untuk menjadi kaya raya sebelum menikah kan tidak semua orang dilahirkan dalam keadaan seperti itu. Entar yang bisa nikah, hanya orang kaya dong. Dan yang miskin, bagaimana nasibnya?

Jadi pandangan - pandangan seperti ini di tengah-tengah masyarakat adalah salah. Salah karena dipicu oleh gengsi semata. Pengenya dibilang "wah"... dan "wah". Tidak lain karena kepuasan semu semata, dada bisa membusung ke depan karena dipuja puja tetangga atau kolega.

Udah mblo jangan baper lagi ya. Mending persiapan diri sejak dini kalau memang ada niatan untuk menikah. Kejar dulu poin pertama dan kedua. Urusan harta benda, nanti bisa dicari kok sembari membina rumah tangga.

Rumah tangga yang kuat kan tidak lahir dari keadaan yang serba ada loh. Rumah tangga yang kuat adalah rumah tangga yang mampu melewati permasalahan yang ada, layaknya tidak ada pelaut yang ulung kalau hanya bergelut dengan ombak yang kecil.

Berikan Komentar Anda

Login untuk komentar

Login