images

okezone.com

iin Suwandi

Member Since 27/09/2016

Tentara Membangun Jalan Trans Papua

Kamis, 9 February 2017

Jalan Trans Papua yang dikerjakan oleh TNI dengan panjang sekitar 278,600 Km telah selesai. Dengan selesainya jalan tersebut membuat petinggi TNI memberi apresiasi. Bahkan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo pada Kamis (2/2) lalu bersama KASAD mencoba ruas jalan dengan menaiki motor trail. Pembangunan jalan trans Papua merupakan suatu kebersamaan dan bantuan masyarakat untuk bersama-sama membangun jalan.  

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa tugas TNI dalam pembuatan badan jalan saat ini sudah mencapai 100% dan tinggal pengaspalan. Tempat terberat adalah di Batas Batu-Mumugu, karena daerah tersebut berupa rawa-rawa yang hanya bisa dilalui dari sungai. Selain itu, di daerah Yuguru harus dikikis dengan menggunakan bahan peledak karena merupakan tebing dan berbatu. 

Dengan adanya jalan tersebut tentunya akan berimbas positif kepada masyarakat sekitarnya. Perlu dipahami bahwa saat ini masyarakat sudah merasakan manfaat jalan yang dibangun. Jalan poros Wamena-Mamugu telah memperlancar aktifitas masyarakat dalam mendistribusikan barang dari dan ke daerah Kabupaten Jayawijaya dan sekitarnya. Biasanya mereka melalui sungai selama 12 jam, namun sekarang dengan menggunakan jalur darat hanya ditempuh 3 jam. Saat ini, masih ada 35 jembatan dalam proses pembangunan. 

Informasi yang kami ketahui bahwa saat ini pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus memacu proyek pembangunan jalan Trans Papua dan ditargetkan bisa tersambung seluruhnya pada 2018-2019. Data yang ada bahwa jalan trans Papua memiliki total panjang 4.330,07 kilometer (km). Sampai akhir 2016, sudah tembus 3.851,93 km. Target sampai akhir 2017 bertambah menjadi kurang lebih 3.963,87 km sehingga pada akhir tahun ini tersisa 366,20 km saja.

 

Menurut rencana pemerintah  akan  membangun jalan baru di Jalan Trans Papua tahun 2016  mencapai 231,27 km. Sementara di tahun 2017 tahun ini akan ada penambahan jalan baru 143,35 km. Salah satu ruas jalan yang menjadi fokus pihak yang terkait adalah jalan yang menghubungkan wilayah pegunungan Wamena-Habema-Kenyam-Mamugu sepanjang 278,6 km yang ditargetkan tersambung tahun 2017. Kehadiran jalan tersebut sangat penting untuk menekan tingkat kemahalan yang dialami masyarakat yang tinggal di pegunungan Wamena, Papua.

 

             Akumulasi jalan  perbatasan Papua dengan total panjang 1.098,2 km, telah ditangani hingga 2016 sepanjang 884,3 km, sementara tahun 2017 akan dibangun 8 km jalan baru, sehingga hingga akhir tahun 2017 ditargetkan 892,3 km sudah tembus.       


         Untuk itu, kita patut bersyukur karena TNI AD turut ikut membangun serta menjaga keamanan selama pembuatan jalan. Hal ini merupakan dorongan bagi terwujudnya pembangunan yang lebih merata pada kawasan perbatasan, kawasan pulau terluar, kawasan tertinggal, dan kawasan pedesaan melalui pembanguanan jalan tersebut. 

 

            


           Selama pengerjaan jalan TNI AD mengerahkan satuan dari Kodam XVII/Cenderawasih maupun dari luar Kodam. Diantaranya adalah Satuan Denzipur-10, Denzipur-12, Yonzikon-14 dan Yonzipur-18, serta mengerahkan alat berat yang dimiliki TNI Angkatan Darat  berupa Exavator, Dozer, Grader, Dump Truck, Tandem Roller, Tyred Roller, Vibro dan Tangki Air. Kerja keras yag dilakukan oleh TNI AD sudah pasti akan dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh rakyat. Bukankah TNI berasal dari rakyat, untuk rakyat dan oleh rakyat. 

Berikan Komentar Anda

Login untuk komentar

Login