images

okezone.com

iin Suwandi

Member Since 27/09/2016

Tentara Bangun Taman Pengajian Alquran

Jum'at, 17 February 2017

Tentara dimanapun berada jeli melihat kepentingan rakyat yang dibutuhkan. Kejelian tersebut dapat kita lihat diberbagai penugasan oleh TNI AD. TNI dalam mengamati lingkungan sekitarnya mereka melihat potensi yang dapat digali untuk kemanfaatan rakyat sekitarnya. Sehingga tidak salah kalau dikatakan, TNI dimanapun berada dan bertugas pasti diikuti oleh rakyat. Karena memang TNI berasal dari rakyat dan untuk rakyat.

Sebagaimana yang telah dilansir oleh situs www.tni.mil.id Prajurit TNI dari Yonif 122/Tombak Sakti (TS) yang merupakan satuan tugas (Satgas) pengamanan perbatasan (Pamtas) RI-PNG di sektor Utara Papua, membangun taman pengajian Alquran di Kampung Pitewi, Distrik Arso Timur, Kabupaten Keerom. 

Dengan adanya fasilitas ini tentu saja warga Kampung Pitewi, Distrik Arso Timur, Keerom sudah merasa lega, setelah dibangun sebuah Taman Pengajian Alquran yang dibiayai secara swadaya. Tentara kita akui sebagai motivator dalam membangun karakter bangsa untuk membentuk manusia bertaqwa. 

Inisiatif pembangunan taman bacaan pengajian Alquran ini diprakarsai oleh warga setempat bersama anggota pos Satgas Pamtas Yonif 122/TS. Pembangunan itu merupakan sebuah bentuk langkah positif untuk meningkatkan pengetahuan keagamaan dan sekaligus untuk meningkatkan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. 

Sebagaimana yang kita pahami bahwa Tentara bukan hanya ingin membantu warga yang meminta tolong. Tetapi Tentara harus memiliki kepekaan yang tajam bagaimana membantu rakyat agar saling membutuhkan.Pembangunan ini tentunya terkait dengan pembangunan mental bangsa berakhlak berdasarkan agama dan kepercayaan yang dianut. Meskipun pembangunan Taman Pengajian Alquran dibiayai secara swadaya namun bantuan TNI AD atau Satgas Yonif 122/Tombak Sakti merupakan sumbangsih yang tak ternilai harganya. 

            Karena kebersamaan antara rakyat dan Satgas Yonif 122/Tombak Sakti harus selalu terjaga dalam setiap desahan nafas kepantingan rakyat disekitarnya. Meskipun pembangunan ini merupakan inisiator dari TNI namun membangun taman pengajian ini dan membiayai secara swadaya dari iuran warga. Apalagi kepala keluarga muslim di kampung ini cukup banyak, sekitar 43 KK. Peletakan batu pertama pembangunan taman pengajian dihadiri oleh seluruh tokoh kampung termasuk Ondoafi Niko Kera yang juga menjabat Kepala Desa Kampung tersebut. 

Oleh karena itu kita berharap bahwa Satgas Pamtas Yonif 122/TS harus terus berupaya melakukan hal-hal positif, kreatif dan inovatif membantu masyarakat di sekitar pos. Satgas ini tidak boleh kendor untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat perbatasan dan meskipun menjelang akhir penugasan. Tentara harus menjadi pelopor dalam masyarakat terhadap terobosan berupa sumbangan ide, tenaga dan fikiran untuk kemajuan masyarakat perbatasan. 

Pembangunan inilah tentu sejalan dengan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya  yang berbunyi Bangunlah Jiwanya, Bangunlah Badannya, Untuk Indonesia Raya. Artinya pembangunan karakter bangsa bukan hanya membangun fisik  semata tapi juga harus membangun jiwanya. Jika perpaduan antara jiwa dan raga dibangun maka akan tercipta Indonesia Raya yang  sejahtera dan makmur. 

Berikan Komentar Anda

Login untuk komentar

Login