images

okezone.com

iin Suwandi

Member Since 27/09/2016

Menunggu Kedatangan Alutsista Indonesia

Selasa, 21 February 2017

Perkembangan situasi kawasan regional yang dinamis mengharuskan kita untuk memperbaharui konsep dan strategi pertahanan NKRI. Ini dilakukan dalam rangka mempertahankan kedaulatan dan harga diri bangsa. Esensinya pengawal republik harus terus digagahperkasakan untuk mempertahankan warisan yang telah diperjuangkan oleh para pahlawan bangsa. Alutsista TNI adalah keniscayaan yang wajib disegarkan, supaya mekar, kekar dan gahar. 

Menurut informasi yang kami ketahui bahwa tahun ini Indonesia akan  mulai memproduksi Roket RHAN 450 dengan jarak tembak sejauh 150 km. Sebagaimana yang pernah dilaksanakan tentang uji coba alutsista ini sukses dilaksanakan pada Desember tahun kemarin. Sejalan dengan ini PT Dahana mulai memproduksi bahan peledak dan propelan untuk mendukung produksi RHAN 450. 

Keberhasilan ini mengangkat gengsi Indonesia di kawasan Asia Tenggara karena mampu mengembangkan berbagai jenis alutsista strategis salah satunya RHAN 450. Main Battle Tank Leopard 2Ri kembali datang, ada 16 unit merapat di pelabuhan Tanjung Priok Jakarta. Indonesia memesan 103 MBT Leopard terdiri dari 42 Leopard 2A4 dan 61 Leopard 2Ri dan sisanya 10 unit campuran antara Leopard Recovery dan Leopard Bridge. 

 Sebagaimana yang telah banyak dilansir oleh media bahwa dalam waktu dekat, TNI AD juga ada pemesanan 50 unit panser Pandur II 8x8 dari Ceko, 60 unit panser Badak 6x6 buatan Pindad, 40 unit MRAP Sanca lisensi Thales Australia dan 18 unit ponton Amfibi M3 Amphibious Rig dari Ceko. Kemenhan Minggu ini kembali memesan 18 unit meriam artileri digital Caesar Nexter 155mm dari Perancis. 

Sebelum ini kita sudah pesan 36 unit alutsista jenis ini dan semuanya sudah datang. Jelas bahwa Batalyon Armed TNI AD semakin digaharkan dengan berbagai alutsista modern seperti 37 unit MLRS Astross II Mk6, 54 unit artileri KH178 105mm, 18 unit artileri KH179 155mm. Setelah ini Kemenhan juga akan kembali pesan 18 unit Astross II Mk6 dari Brazil. 

Oleh karena itu kita berharap kepada para pemimpin negeri ini agar alutsista dalam memperkuat NKRI harus mutlak direalisasikan. Ada titik terang jika melihat renstra TNI ke depan, tidak diragukan lagi pengawal republik ini akan sampai pada kekuatan minimum essential force dalam 4 tahun ke depan. Angkatan Darat juga berbenah. Kodam Manado dan Kodam Kasuari dihidupkan lagi, puluhan batalyon tempur dibentuk di perbatasan Kalimantan dan NTT. Alutsista diperbanyak secara besar-besaran termasuk roket dan rudal yang mempunyai fungsi strategis.  

Untuk Kalbar akan ditempatkan sediktinya 80 Main Battle Tank  sementara rudal-rudal jarak pendek sudah digelar. Sementara Kodam Merdeka di Manado dan Kodam Kasuari di Manokwari sudah pasti akan ada penambahan kekuatan pasukan. Ini memberikan respon positif bagi rakyat Indonesia bahwa NKRI akan kuat dan mandiri dalam menghadapi tantangan bangsa ke depan. 

Berikan Komentar Anda

Login untuk komentar

Login