images

okezone.com

Doni Nurdiansyah

Member Since 18/12/2016

Menstruasi Terlambat tapi Tidak Hamil? Ini 19 Penyebab yang Mengejutkan & 8 Cara Mengatasinya

Selasa, 21 February 2017
Menstruasi Terlambat tapi Tidak Hamil? Ini 19 Penyebab yang Mengejutkan & 8 Cara Mengatasinya Meskipun bisa memberikan rasa nyeri yang hebat atau mengubah mood menjadi lebih buruk, nyatanya wanita selalu mengharapkan siklus menstruasi datang tepat pada waktunya. Hampir tidak ada wanita yang ingin menstruasinya terlambat. Karena dengan siklus menstruasi yang lancar, maka tubuh pun menandakan kondisi kesehatan yang baik.

Sayangnya, bagi beberapa wanita, siklus menstruasi bisa datang dengan sangat terlambat sehingga memicu berbagai macam kekhawatiran.

Secara umum penyebab terlambat datang bulan pada wanita satu dan wanita yang lain tidak selalu sama. Artinya ada beberapa kemungkinan mengapa seorang wanita terlambat haid atau menstruasi.

Namun demikian biasanya wanita mengambil kesimpulan terlalu dini terhadap hal ini dengan menganggapnya sebagai tanda kehamilan, pasalnya menstruasi terlambat ini sangat identik dengan gejala wanita yang sedang hamil.

Memang telat haid adalah salah satu tanda kehamilan, namun biasanya tanda-tanda kehamilan akan muncul dengan gejala-gejala lainnya, seperti mual dan muntah, kepala pusing, badan cepat lelah, dan lain sebagainya.

Jadi jika hanya terlambat datang bulan saja tanpa ada gejala lainnya, maka itu bukan suatu tanda hamil dan bisa dikarenakan hal lainnya.

Nah, artikel ini membahas persoalan yang perlu sahabat sehat ketahui mengenai pubertas normal, siklus menstruasi, dan penyebab menstruasi terlambat. Artikel ini juga dilengkapi dengan cara mengatasi gangguan siklus haid atau menstruasi.

Untuk itu, mari kita simak kiat - kiatnya di bawah ini.

Apa Sih Menstruasi Itu???



Menstruasi sendiri adalah sebuah siklus bulanan dimana lapisan pada dinding rahim yang berisi banyak darah dan cairan meluruh lalu keluar dari vagina karena pembuahan tidak terjadi. Proses haid dimulai saat rahim mengeluarkan endometrium (selaput lendir rahim).

Endometrium akan menebal karena dipicu oleh hormon estrogen. Pada puncak pertengahan siklus haid, maka sel telur yang sudah matang akan keluar dari indung telur dan turun ke tuba fallopi.

Pada saat ini, jika ada sperma yang membuahi sel telur, maka sperma dan sel telur akan membentuk zygot yang nantinya akan menjadi janin, jika tidak maka sel telur tersebut akan turun dan meluruhkan dinding rahim yang banyak mengandung pembuluh darah.

Namun, jika pembuahan berhasil dalam periode tersebut, maka menstruasi berhenti sampai persalinan terjadi. Itulah sebabnya banyak orang yang menghubungkan telat datang bulan dengan kehamilan.

Lalu Kapan Menstruasi Mulai Terjadi???



Menstruasi mulai terjadi saat perempuan mulai memasuki masa pubertas. Secara normal, anak perempuan mengalami pubertas pada usia 8-12 tahun.

Banyak perempuan mengira tanda pertama pubertas adalah terjadinya menstruasi. Hal itu sebenarnya tidak benar, karena tanda pertama dari pubertas pada anak perempuan adalah tumbuhnya payudara, kemudian diikuti dengan tumbuhnya rambut pada kemaluan dan ketiak, dan terakhir terjadinya menstruasi.

Kapan pubertas dikatakan terlambat? Pubertas dikatakan terlambat pada anak perempuan jika tanda-tanda seks sekunder tidak timbul pada usia 13 tahun. Seperti saat payudara belum tumbuh pada usia 13 tahun, atau rambut kemaluan belum tumbuh pada usia 14 tahun, atau belum mengalami menstruasi pada usia 16 tahun.

Bagaimana Siklus Menstruasi yang Normal???



Wanita memiliki periode yang berbeda dalam menjalani siklusnya, ada yang lama, ada yang pendek, dan ada yang memiliki siklus menstruasi teratur. Lamanya masa menstruasi normal biasanya berkisar antara 4 s.d 7 hari. Tapi bahkan ada juga yang sampai 10 hari. Sedangkan siklus haid akan berbeda-beda pada setiap wanita. Normalnya siklus akan berulang setiap 28 hari, tetapi ada juga yang memiliki siklus sampai 42 hari.

Selain siklus haid yang rutin, banyak juga wanita yang mengalami siklus yang tidak teratur atau terlambat haid. Masalah inilah yang sering dikhawatirkan oleh para wanita. Ada ketakutan-ketakutan yang tidak berdasar, seperti jika terlambat haid akan membuat darah mengumpul dan mengenang di dalam tubuh dan membahayakan tubuh dan lain sebagainya. Pikiran seperti ini tidak tepat.



Selain itu, ada beberapa hal penting yang perlu sahabat sehat perhatikan pada siklus haid sahabat sehat :

-Tanggal




Catatlah tanggal mulai dan berhentinya menstruasi sahabat sehat. Apakah lebih lama atau lebih pendek dari biasanya.

-Banyaknya Menstruasi


Perhatikan berapa kali dalam sehari sahabat sehat harus mengganti pembalut, apakah lebih sering atau lebih jarang dari biasanya.

-Perdarahan Yang Abnormal


Apakah sahabat sehat sering mengalami flek-flek kecoklatan diantara periode menstruasi

-Nyeri




Apakah nyeri menstruasi yang sahabat sehat rasakan lebih berat dari biasanya.

Apa Penyebab Siklus Menstruasi Terlambat???



Ada banyak penyebab yang membuat wanita tak lagi mengalami menstruasi teratur. Berikut beberapa hal yang menyebabkan menstruasi terlambat datang :

1. Kehamilan




Ini adalah hal pertama yang kita curigai ketika wanita telat haid, cara mengetahui apakah ada kemungkinan hamil atau tidak sangatlah mudah, sahabat sehat dapat melakukannya sendiri di rumah dengan menggunakan tes kehamilan berupa tes pack yang banyak tersedia di pasaran.

Jika tes kehamilan yang dilakukan setelah telat haid 2 minggu menunjukkan hasil yang negatif, maka dapat dijamin hampir 80% bahwa bukan kehamilan penyebabnya. Hal ini dapat dijelaskan bahwa implantasi sel telur yang dibuahi akan menyebabkan produksi hormon HCG.

Hormon ini biasanya ada dalam aliran darah dan dapat dideteksi dalam waktu enam sampai dua belas hari setelah pembuahan.

2. Baru Menstruasi




Jika usia sahabat sehat saat ini pra-remaja atau remaja yang baru saja mulai menstruasi (menarche), maka ini kondisi yang normal jika menstruasi sering tidak teratur baik perupa telat haid ataupun haid yang lebih sering, dalam hal ini erat kaitannya dengan kesimbangan hormon yang belum baik.

3. Gangguan Tiroid




Kelenjar tiroid berfungsi mengatur metabolisme tubuh. Jika kelenjar tiroid yang mengendalikan metabolisme tubuh tidak bekerja dengan baik, jadwal menstruasi akan terganggu.

Masalah tiroid yang mungkin sahabat sehat alami adalah hipotiroidisme di mana tiroid menjadi kurang aktif. Sementara sahabat sehat juga mungkin mengalami hipertiroidisme di mana tiroid menjadi sangat aktif. Perubahan hormon inilah yang menganggu ovulasi dan bisa menyebabkan masalah kesuburan.

Gejala lain dari gangguan tiroid adalah kelelahan yang ekstrim, rambut rontok, meningkatnya bobot tubuh, dan merasa dingin terus-menerus ketika orang lain merasa nyaman dengan suhu sekitar.

Tes darah sederhana bisa memastikan apakah tiroid bekerja dengan baik atau tidak. Sahabat sehat dapat mengatasi gangguan itu dengan obat-obatan dari dokter. Menstruasi pun akan kembali normal setelah masalah diobati.

4. Terlalu Banyak Hormon Prolaktin


Sahabat sehat mungkin tidak mengalami satu periode menstruasi (atau lebih) jika memproduksi hormon prolaktin dalam jumlah tinggi yang tidak normal.

Tubuh wanita biasanya membuat prolaktin saat menyusui, dan itu sebabnya menstruasi biasanya tidak terjadi ketika Ibu menyusui. Jika hal ini terjadi, sahabat sehat akan melihat adanya cairan seperti susu di puting payudara. Kondisi ini biasanya bisa diatasi dengan obat-obatan.

5. Stres




Wanita modern, khususnya yang bekerja ternyata memiliki kecenderungan mendapatkan stress berlebihan karena tekanan berlebihan atau pergaulan sosialnya. Banyak hal yang menyebabkan terjadinya stres, diantaranya tekanan lingkungan kerja, kelelahan, urusan rumah tangga, dan lain sebagainya.

Tanpa disadari, stress bisa memicu masalah ketidak lancaran siklus menstruasi. Saat sahabat sehat mengalami stres yang berlebihan, hal ini dapat mempengaruhi hipotalamus di otak yang berperan untuk kegiatan hormonal. Tubuh akan mengeluarkan hormon yakni kortisol dan adrenalin.

Kedua hormon ini akan muncul ketika tubuh merasakan ancaman. Sementara itu, kedua hormon ini juga akan memengaruhi otak yang mengakibatkan masalah ketidak seimbangan hormon. Selain dua hormon tersebut, stres akan menurunkan jumlah hormon GnRH (Gonadotropin Releasing Hormone).

Ketidak seimbangan hormon ini yang menyebabkan ovulasi tertunda atau tidak terjadi sama sekali. Disarankan untuk berlatih teknik relaksasi seperti melakukan yoga dan meditasi, mengubah gaya hidup, serta rutin berolahraga agar siklus haid kembali lancar.

6. Berat Badan Turun




Menstruasi terlambat kemungkinan dialami oleh perempuan dengan gangguan makan, seperti anoreksia atau bulimia. Lemak tubuh yang sedikit ternyata sangat mungkin membuat menstruasi jadi terlambat. Estrogen yang membantu ovulasi tersimpan di dalam lemak.

Bagi sebagian besar perempuan, estrogen tersimpan dalam pinggul dan pinggang karena di bagian itu terdapat banyak lemak. Maka ketika ada pengurangan lemak, tubuh tidak akan menghasilkan cukup estrogen sehingga berdampak pada ovulasi dan dapat merusak siklus menstruasi.

Mengobati gangguan makan dan menaikkan berat badan secara sehat dapat mengembalikan siklus haid normal.

7. Pola Makan Buruk


Sahabat sehat sebaiknya tidak sembarangan makan karena pola makan yang salah akan menyebabkan masalah pada siklus menstruasi. Pola makan buruk bisa membuat sahabat sehat kehilangan nutrisi sehingga menyebabkan masalah pada kelenjar adrenal dan tiroid.

Pola makan yang tidak cukup serat dan terlalu banyak lemak menjadi salah satu contoh yang dapat menyebabkan perubahan siklus menstruasi.

8. Olahraga Terlalu Ekstrim




Berolahraga terlalu ekstrim ternyata masuk ke dalam daftar penyebab terlambat menstruasi. Saat sahabat sehat melakukan olahraga ekstrim, metabolisme kerja tubuh mungkin saja terganggu. Hal ini akan memengaruhi ovulasi dan perubahan pada siklus menstruasi.

Aktifitas fisik berlebihan memicu stress dan meningkatnya kadar testosteron pada tubuh, sehingga berdampak pada ketidak seimbangan hormon pada wanita. Penurunan berat badan akibat olahraga ekstrim juga menjadi masalah yang perlu diperhatikan.

Selain itu, latihan fisik yang terlalu berlebihan dan dipaksakan dapat menimbulkan athletic amenorrhea. Umumnya kondisi ini banyak terjadi pada atlet, di mana mereka biasa ditempatkan pada tekanan tinggi untuk terus latihan fisik.
 
Selain melatih fisik, biasanya hal ini juga dilakukan untuk menurunkan berat badan atlet. Nah, penurunan berat badan yang drastis dapat memengaruhi produksi hormon leptin. Perubahan itulah yang turut berkontribusi membuat siklus menstruasi menjadi tidak teratur.

9. Mengonsumsi Pil KB




Wanita yang mengonsumsi pil KB cenderung mengalami keterlambatan masa menstruasi. Pil KB terkenal dapat membuat banyak ketidak seimbangan hormon pada tubuh.

Pil KB atau pil pencegah kehamilan mengandung hormon estrogen dan progestin, yang mencegah indung telur melepaskan sel telur. Dibutuhkan waktu hingga enam bulan agar siklus menstruasi kembali konsisten setelah berhenti mengonsumsi pil KB.

Alat kontrasepsi yang ditanam atau disuntik juga dapat menyebabkan menstruasi terlambat.

Tetapi, ada kalanya wanita menggunakan pil KB untuk membantu ovarium dan rahim mereka berkomunikasi, sehingga mendapatkan menstruasi yang teratur, tapi hal itu tak akan bermanfaat jika sahabat sehat tengah mencoba untuk mendapatkan momongan.

10. Faktor Usia


Faktor penyebab terlambat datang bulan berikutnya bisa berupa faktor usia. Pada usia remaja tubuh mengalami banyak perubahan hormon, tubuh yang sedang menyesuaikan dengan hormon kewanitaan kadang akan menyebabkan telat datang bulan.

Demikian juga pada usia 45-55 tahun atau awal menopause, tubuh kembali mengalami masa transisi yang juga akan menyebabkan haid kurang teratur. Setelah benar-benar mengalami menopause, wanita sama sekali tidak akan mengalami haid lagi karena ovarium sudah tidak menghasilkan sel telur.

11. Masa Menopause Prematur


Kasus ini memang jarang terjadi. Beberapa wanita mengalami menopause dini, yaitu sebelum usia 40 tahun. Kebanyakan wanita mulai memasuki menopause pada usia 45-55 tahun. Menopause menyebabkan pasokan telur berkurang atau berakhir, ini memicu mereka mengalami keterlambatan bahkan pemberhentian masa menstruasi.

12. Konsumsi Obat


Dalam beberapa kasus, mengonsumsi obat-obatan tertentu seperti pil KB, aspirin, dan ibuprofen dapat mengubah hormon dalam tubuh wanita yang mengatur siklus menstruasi. Efeknya menstruasi pun bisa saja datang terlambat ketika seseorang mengonsumsi obat-obatan tersebut.

Jenis obat lain yang dapat mempengaruhi siklus menstruasi adalah obat gatal dan obat sakit telinga. Jika obat berhenti dikonsumsi, biasanya haid akan lancar kembali.

13. Kegemukan


Berat badan erat kaitannya dengan siklus haid atau menstruasi. Jika berat badan berlebih, ada kemungkinan siklus haid menjadi tidak teratur, kadang datang tiap bulan, kadang tidak untuk beberapa bulan.
 
Hal tersebut dikarenakan sel telur kecil-kecil yang mengakibatkan ketidak seimbangan hormon yang menyebabkan datang bulan menjadi tidak teratur. Kondisi ini disebut polycystic ovary syndrome (PCOS).
 
Kondisi tersebut tidak membutuhkan pengobatan namun tetap harus diperhatikan. Menurunkan berat badan harus menjadi prioritas utama. Caranya tentu saja dengan melakukan perubahan gaya hidup demi mengurangi berat badan.

14. Polycystic ovary syndrome (PCOS)


Polycystic ovary syndrome (PCOS) atau sindrom ovarium polikistik merupakan gangguan hormonal dimana tubuh wanita menghasilkan lebih banyak hormon pria Androgen-Testosteron daripada hormon wanita Estrogen dan Progesteron.

Hormon ini mempengaruhi indung telur memproduksi folikel yang sangat tinggi kadarnya di dalam darah. Hal ini umumnya terjadi di kalangan wanita usia reproduksi. Folikel adalah kantong yang terbentuk sebagai tahap awal produksi sel telur.

Tingginya kadar hormon, membuat produksi folikel yang belum matang meningkat sehingga tidak menghasilkan sel telur. Wanita dengan PCOS juga memiliki banyak kista kecil yang terletak di sepanjang tepi luar dari masing-masing ovarium (indung telur).

Hal ini menyebabkan tidak adanya ovulasi dan hormon menjadi tidak seimbang di dalam tubuh.
 
Akibatnya, siklus menstruasi pun menjadi tak teratur dan menyulitkan wanita untuk mendapatkan keturunan. Wanita dengan kondisi PCOS bisa mengalami menstruasi setiap dua minggu, tiga sampai enam bulan, bahkan mungkin setahun sekali.
 
Selain periode menstruasi yang tidak teratur atau berkepanjangan, gejala umum lain wanita dengan PCOS di antaranya pertumbuhan rambut berlebih, jerawat, dan kelebihan berat badan.

15. Penyakit Kronis




Jika sahabat sehat sedang sakit, apalagi sakit dalam jangka waktu yang cukup lama, maka akan mengakibatkan siklus menstruasi terlambat. Hal ini biasanya hanya sementara. Siklus menstruasi akan kembali normal jika sakit yang sahabat sehat alami sudah sembuh.

Jenis penyakit yang harus diwaspadai terkait dengan terlambat haid adalah penyakit akibat infeksi hubungan seks. Selain itu ada juga penyakit tumor indung telur yang biasanya menyerang wanita berusia di atas 35 tahun.

Diabetes dan penyakit celiac juga dapat memengaruhi siklus menstruasi. Gula darah yang tidak stabil terkait erat dengan perubahan hormonal, alhasil diabetes yang tidak terkontrol membuat menstruasi menjadi tidak teratur.

Sedangkan penyakit celiac menyebabkan peradangan yang dapat merusak usus kecil. Kondisi ini bisa menghalangi tubuh menyerap nutrisi penting, sehingga menyebabkan menstruasi terlambat.

16. Perubahan Menstruasi Mendadak


Bagi wanita berusia lebih dari 40 tahun, segera konsultasi dengan dokter atau ahli kesehatan profesional jika menstruasi sahabat sehat berubah secara tiba-tiba. Misalnya darah yang keluar lebih banyak dan waktu menstruasi lebih lama.

Mengapa? Hal tersebut bisa saja menjadi tanda-tanda kanker endometrium, polip serviks, polip endometrium, atau kondisi prakanker (hiperplasia endometrium).

17. Faktor Kelainan


Faktor kelainan ini terdiri dari 2 macam, yaitu kelainan anatomi dan non-anatomi. Untuk faktor kelainan anatomi misalnya seperti penyakit kista ovarium (kista indung telur), myoma uteri, dan juga kanker bisa membuat siklus haid terlambat atau tertunda.

Sedangkan untuk faktor non-anatomi bisa berupa gangguan hormonal seperti yang tadi sudah dijelaskan. Faktor non-anatomi lain yang bisa menjadi penyebab terlambat datang bulan adalah penggunaan alat kontrasepsi yang mengakibatkan pembekuan darah.

18. Kelelahan



Kelelahan berat juga bisa membuat menstruasi terlambat datang. Tubuh yang lelah akan memicu masalah produksi melatonin sehingga bisa memicu gangguan tidur yang akhirnya berimbas pada semakin kacaunya siklus menstruasi pada wanita.

Kurang istirahat yang cukup, juga berdampak pada siklus menstruasi. Ketika sahabat sehat terlalu capek karena kesibukan Mekanisme pembentukan dinding rahim yang baru juga akan terhambat.

Akibatnya, datang bulan atau menstruasi sahabat sehat hanya berlangsung sebentar saja, kemudian berhenti, lalu menstruasi terjadi kembali. Hal ini semata-mata disebabkan karena kondisi fisik yang tidak fit.

Jadi jika kegiatan sangat banyak, cobalah untuk menguranginya agar sahabat sehat punya waktu untuk tidur yang cukup sehingga siklus menstruasi kembali normal.

19. Perubahan Rutinitas


Perubahan rutinitas, misalnya bangun tidur di zona waktu yang berbeda, membuat tubuh menyesuaikan diri dengan zona waktu yang baru. Selain itu jika memiliki banyak kebiasaan yang berubah jam aktivitasnya, hal ini dapat menyebabkan datang bulan jadi terlambat.

Hal ini biasanya terjadi pada karyawan yang mengalami shift (perubahan dan perpindahan jadwal) kerja. dari yang awalnya shift malam kemudian pindah ke shift pagi atau siang.

Menstruasi Terlambat Bukan Ancaman buat Kesehatan



Buat sahabat sehat yang memiliki anak gadis, jangan khawatir bila mereka terlambat menstruasi. Berdasarkan penelitian terbaru, remaja yang baru mengalami menstruasi pada usia 12 tahun atau lebih dan menopause pada usia 50 tahun atau lebih, kemungkinan besar akan hidup hingga usia 90 tahun.

Vitamin Berdasarkan Usia


Sekitar 55 persen dari total 16 ribu responden penelitian hidup hingga usia 90 tahun. Penelitian ini dilakukan oleh Fakultas Kedokteran Universitas California San Diego di Amerika Serikat, seperti dilansir laman EurekAlert.

"Wanita yang baru mengalami menstruasi pada usia yang lebih tua memiliki risiko yang lebih rendah terkena penyakit jantung koroner dan mereka yang menopause pada usia yang lebih tua memiliki kesehatan yang lebih baik," tutur Aladdin Shadyab, perwakilan dari universitas tersebut.

Selain itu, berdasarkan penelitian itu, wanita yang baru mengalami menstruasi dan menopause pada usia yang lebih tua, juga memiliki risiko yang rendah menjadi seorang perokok dan menderita diabetes.

"Kebiasaan merokok dapat merusak sistem kardiovaskular dan ovarium, yang bisa berakibat pada waktu menopause yang lebih cepat. Wanita yang menopause lebih lama dan memiliki rentang reproduksi yang lebih lama memiliki risiko terkena penyakit kardiovaskular yang lebih rendah," kata Shadyab.

Cara Mengatasi Menstruasi Terlambat dengan Metode Alami



Jika sahabat sehat mengalami gangguan terlambat haid, ada beberapa cara yang bisa sahabat sehat lakukan supaya siklus haid sahabat sehat kembali seperti semula. Siklus haid setiap wanita pastinya bervariasi. Jadi setelah mengetahui berbagai penyebab terlambat datang bulan, seharusnya sahabat sehat tidak perlu merasa khawatir lagi.

Jangan panik, karena yang paling penting adalah sahabat sehat tahu apa penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya.

1. Daun Iler


Mengatasi telat datang bulan dengan daun iler. Sebelum sahabat sehat membuat ramuannya persiapkan terlebih dahul 2 gelas air dan enam lebar daun iler. Dau iler tersebut direbus dengan 2 gelas air hingga airnya mendidih selam 15 menit. dinginkan air yang telah direbus tadi lalu saring air tersebut untuk diminum.

2. Daun Alpukat


Cara kedua yaitu dengan menggunakan daun alpukat. Daun alpukat berkhasiat untuk mengatasi telat datang bulan. cara pemakainya pun sama dengan dau iler diatas yaitu direbus dan hasilnya diminum.

3. Buah Pepaya


Cara ketiga yatu menggunakan buah pepaya. Dengan mengkonsumsi buah pepaya dalam jumlah yang banyak di pagi hari dan sebelum akan Membantu sahabat sehat mengobati telat datang bulan.

4. Jeruk Nipis




Cara mengatasi terlambat datang bulan yang paling mudah adalah dengan menggunakan jeruk nipis. Seperti yang mungkin sudah sahabat sehat ketahui sebelumnya, daun nipis ini menyimpan sangat banyak manfaat. Di dalam jeruk nipis diketahui memiliki kandungan asam askrobat, kalsium, kalori, mineral, dan fosfor.

Nah, untuk membuat obat terlambat datang bulan dari jeruk nipis, cukup seduh perasan jeruk nipis dan madu murni dengan secangkir air hangat. Minum setiap hari dan rasakan perubahannya.

5. Daun Pepaya


Selain itu sahabat sehat juga bisa menggunakan daun pepaya. Meskipun rasanya pahit dan tidak lebih nikmat dari jeruk nipis, namun daun pepaya cukup manjur untuk mengatasi terlambat datang bulan.

Cara mengatasi terlambat datang bulan dengan daun pepaya ini cukup mudah, yakni dengan merebus daun pepaya yang masih muda dengan 2 gelas air bersih. Campurkan juga asam, garam dan sedikit gula. Aduk sampai merata dan tunggu rebusannya sampai mendidih.

Setelah itu diamkan beberapa saat sampai hangat, dan minum ramuan tradisional tersebut dua kali sehari sampai siklus haid sahabat sehat kembali normal.

6. Ramuan Kunyit Asam




Kunyit asam merupakan ramuan khas jawa yang telah terbukti membantu menjaga menstruasi terjadi secara baik. Selain dapat mengatasi telat menstruasi, ramuan kunyit asam juga bermanfaat untuk meringankan nyeri yang timbul ketika datang bulan. Cara mengkonsumsinya pun sangatlah mudah.

Sahabat sehat hanya perlu mencampurkan parutan kunyit yang sudah disaring, dengan asam, dan juga gula kedalam air hangat. Setelah itu teguklah.

7. Olahraga dan Cukup Istirahat


Jika sahabat sehat tidak mau meminum ramuan-ramuan tradisional untuk mengatasi penyebab terlambat datang bulan tersebut, ada satu cara yang lebih praktis, yakni dengan berolahraga. Lakukan olahraga secara teratur setiap minggunya supaya hormon dan siklus menstruasi lebih stabil.

Tak perlu melakukan olahraga yang berat untuk mendapatkan siklus menstruasi yang normal, cukup stretching secara rutin ataupun jogging saja.

Jangan lupa juga untuk selalu mendapatkan waktu istirahat yang cukup setiap harinya. Setiap manusia memerlukan waktu istirahat yang cukup, tidak terkecuali para wanita yang sedang mengalami siklus menstruasi tidak lancar. Paling tidak istirahatkan tubuh selama 8 jam dalam sehari untuk dipakai tidur.

Jangan biasakan tidur malam atau begadang karena selain siklus haid, kesehatan sahabat sehat pun akan ikut terganggu.

8. Kurangi Aktivitas Berat


Janganlah terlalu sering untuk memforsir diri dengan melakoni berbagai aktivitas yang sangat berat. Kelelahan adalah salah satu faktor yang dapat menimbulkan stress, dimana stress bisa menjadikan menstruasi terjadi tidak lancar.

Jadi untuk sahabat sehat yang merasa bulan ini sudah telat datang bulan 10 hari, cobalah untuk menambah waktu istirahat sahabat sehat dan jangan melakukan beberapa kegiatan yang memicu stress.

Yang Harus Diwaspadai Saat Menstruasi Terlambat



Jika seorang wanita dalam masa subur tidak haid, maka tidak akan ada endometrium yang lepas dan berarti tidak ada darah yang keluar. Tapi masalahnya akan berbeda jika sahabat sehat sedang tidak dalam keadaan hamil tetapi mengalami keterlambatan haid sampai jangka waktu 4 s.d 6 bulan.

Jika hal ini terjadi sebaiknya segera konsultasikan ke dokter spesialis.

Kasus lain yang perlu diwaspadai adalah ketika seorang gadis remaja belum mengalami haid, padahal usianya sudah mencapai 17 tahun. Ini bisa jadi disebabkan oleh selaput darah yang tertutup rapat. Selaput darah yang normal memiliki lubang-lubang yang salah satu fungsinya adalah tempat keluarnya haid.

Tapi jika rapat sama sekali, gadis tersebut bisa saja mengalami haid tapi tidak keluar dan tertahan di dalam. Jika hal tersebut dibiarkan maka akan berbahaya, karenanya disarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter



Sekian penjelasan tentang berbagai penyebab menstruasi terlambat dan bagaimana cara mengatasi terlambat datang bulan. Dengan begitu, sekarang sahabat sehat tidak perlu merasa khawatir ketika mengalami telat datang bulan.

Jika sahabat sehat memperhatikan secara maksimal maka salah satu cara terbaik untuk mengatasi masalah ini adalah dengan tidak memicu penyebab menstruasi terlambat sehingga sahabat sehat dengan mudah dapat mengontrol diri agar tidak mengalami hal ini.

Setelah melakukan rangkaian proses di atas namun sahabat sehat tetep mengalami hal demikian berarti ada kesalahan yang sahabat sehat lakukan. Jika dirasa artikel ini bermanfaat, maka kami sangat berterima kasih jika sahabat sehat mau membagikan artikel ini ke teman sahabat sehat melalui social media di bawah ini.

Salam sehat


Berikan Komentar Anda

Login untuk komentar

Login
  • Siti

    Siti

    24 August 2017 at 15:50:PM

    Kalo merasakan nyeri tp tdk haid bagaimana? Sy sering kali nyeri tetapi tak kunjung haid dan berat badan pun jd nambah

  • M

    M

    10 September 2017 at 14:49:PM

    Selamat sore z telat haid sebulan tapi pas tespek negatif . It bagaimana ?

  • M

    M

    10 September 2017 at 14:49:PM

    Selamat sore z telat haid sebulan tapi pas tespek negatif . It bagaimana ?

  • Bir

    Bir

    12 September 2017 at 18:00:PM

    Saya suda tak haid 3 blan setelah pakai kontrasepsi tapi saya test hasil nya negative terus itu bagaimana??

  • Vy

    Vy

    18 September 2017 at 12:07:PM

    Saya sudah 2 bulan ini blm haid tapi saya tespack negatif .. karna sebelumnya saya mentruasi normal namun semenjak jatuh dari motor tidak haid.. gimana solusinya

Previous