images

okezone.com

Member Since 25/02/2017

Tulisan Lainnya

taufiq rizal

Member Since 25/02/2017

Penguatan Peran Keluarga dalam Pendidikan Anak

Sabtu, 25 February 2017

Pendidikan dan pengetahuan adalah hal yang sangat penting untuk kita semua, karena pendidikan dan pengetahuan merupakan bekal untuk masa depan kita. Dengan mempunyai pendidikan dan pengetahuan kita bisa mengetahui semua informasi yang sedang berkembang diluar sana, itulah pentingnya pendidikan dan pengetahuan di era globalisasi.

 

Perkembangan jaman yang sangat cepat dan teknologi semakin maju kita dituntut untuk bisa mengikuti perkembangan jaman, semakin berkembangnya teknologi seiring dengan berkembangnya gadget karena dengan gadget kita bisa mengetahui apa yang sedang terjadi disekeliling kita bahkan kejadian-kejadian di dunia. Tetapi dengan perkembangan yang semakin cepat, canggih dan teknologi semakin maju kita harus bisa dengan bijak, sesuai batas dan sesuai dengan kemampuan.

 

Selaku orang tua dalam menyingkapi perkembangan jaman yang semakin maju dituntut harus bisa membatasi, menjaga dari pengaruh-pengaruh yang jelek untuk anak-anak. Penyebaran gadget dari waktu ke waktu semakin memprihatinkan karena pada jaman sekarang penyebaran dan penggunaan gadget tidak dibatasi dengan umur dari yang muda sampai tua sudah bisa menggunakan gadget, bahkan kita bisa melihat dilingkungan banyak anak-anak yang sudah terlalu sibuk dengan gadget dan melupakan bermain dengan sesamanya.

 

Semua orang tua pasti mendambakan bahwa anaknya akan menjadi orang pintar, sukses dll, tetapi banyak yang melupakan hal yang terpenting didalam proses perkembangan seorang anak. Kita selaku keluarga dan orang tuanya sebisa mungkin membatasi penggunaan gadget kepada anak, dengan kita membiarkan anak menggunakan gadget berlebihan akan berdampak buruk untuk perkembangan psikologis anak.

 

Memberikan pendidikan untuk anak harus dimulai sedini mungkin, sesegera mungkin sebelum anak mengenal dunia luar. Pemberian pendidikan dini oleh keluarga bisa dilakukan dengan hal yang paling sederhana, yang sering kita lakukan, kita kerjakan dan kebiasaan sehari-hari.

 

Pendidikan dini alangkah lebih baiknya dimulai dengan menanamkan pendidikan dan               norma - norma agama kepada anak kita, dengan pengenalan pendidikan agama dini diharapkan anak mempunyai landasan moral yang baik untuk masa depannya. Pendidikan agama bisa kita ajarkan kebiasaan berdoa, mengaji dan sholat. Pemberian pendidikan oleh keluarga bisa melalui metode pembiasaan atau dibiasakan, misalkan orang tua harus bisa memberikan dan membiasakan contoh kepada anak sebelum kita makan, sebelum tidur dll kita harus berdoa terlebih dahulu, apabila itu dilakukan secara kontinu maka anak akan terbiasa dengan sendirinya.

 

Terutama pelajaran tentang sholat karena nilai yang terkandung didalam mengerjakan sholat sangat banyak kita diajarakan kedisiplinan, kebersihan, kesopanan, kesempurnaan. Apabila kita orang tua mau mengerjakan sholat alangkah lebih baiknya mengajak anak kita untuk bersama-sama mengerjakan sholat, meskipun gerakan si anak belum sempurna tetapi dari situ anak akan melihat pelajaran contoh gerakan sholat yang baik dan benar

 

Didalam memberikan pendidikan kepada anak kita selaku keluarga dan orang tuanya haruslah sabar dan keikhlasan karena dengan kesabaran dan keikhlasan maka psikologis anak akan mampu menyerap dengan baik apa yang kita ajarkan.

 

Kemampuan anak dalam menyerap akan berbeda-beda sesuai dengan potensi, bakat dan kemampuan anak tersebut, pemberikan pendidikan dan pembiasaan kepada anak janganlah terlalu memaksakan kehendak, arogan dan emosi. Apabila orang tua terlalu memaksakan kehendak kepada anak maka akan menjadi beban yang berat dan berpengaruh kepada psikologis si anak.

 

Selama memberikan pendidikan kepada anak kita selaku orang tua harus memperhatikan beberapa hal yaitu sikap, perilaku, dan ucapan yang diperlihatkan oleh orang tua itu sendiri, anak akan dengan cepat menyerap dengan melihat, mendengarkan apa yang dilakukan oleh orang tuanya. Oleh sebab itu, sikap, perilaku dan ucapan orang tua haruslah menjadi contoh yang baik dan benar sehingga anak akan mencontoh kebaikan yang orang tua tanamkan.

 

Disamping orang tua mengajarkan pendidikan agama ada hal lain yang harus diperhatikan yaitu faktor lingkungan, lingkungan akan banyak mempengaruhi pola pikir dan perkembangan anak. Pengaruh lingkungan sangat besar artinya dalam perkembangan anak dikarenakan dilingkungan anak akan menemukan berbagai macam-macam sifat, tingkah laku, ucapan dari orang-orang sekitar.

 

Pengaruh dari lingkungan kepada anak sedikit besarnya akan mempengaruhi perkembangan akal dan pikiran anak dan orang tua mana pun tidak bisa menahan masuknya pengaruh lingkungan. Tetapi orang tua setidaknya sedikit bisa meminimalisir pengaruh dari lingkungan, bisa dilakukan dengan pendekatan, pengertian, pemahaman yang orang tua berikan kepada anak.

 

Meskipun orang tua tidak bisa memantau apa saja yang dilakukan oleh anak seharian tetapi orang tua bisa melakukan  pendekatan-pendekatan seperti yang disebutkan diatas, dalam menyingkapi pengaruh lingkungan orang tua harus bisa menjadi tempat yang benar-benar membuat anak nyaman untuk tempat berbagi. Sesibuk-sibuknya orang tua harus bisa meluangkan waktu untuk mengontrol kegiatan anak, jangan sampai orang tua terlalu acuh kepada apa yang terjadi kepada anak.

 

Pengaruh perubahan jaman era globalisasi untuk perkembangan anak sangatlah berpengaruh banyak buat perkembangan anak, dengan perubahan jaman, kemajuan teknologi semakin maju pengaruh-pengaruh dari luar akan cepat masuk dan mempengaruhi pola pikir anak. Apalagi kemajuan jaman bisa kita dapatkan dari hanya dari gadget, semua pengaruh baik atau pun buruk bisa didapatkan dari genggaman tangan.

 

Peran keluarga dalam mengawasi penggunaan gadget untuk digunakan oleh anak akan sedikit mengurangi masuknya pengaruh dan akan dicontoh oleh anak. Misalkan pengaruh dari tayangan smackdown, banyak korban akibat anak-anak yang mencoba dan mempraktekkan dengan teman-temannya. Dan banyak contoh jelek dari pengaruh perubahan jaman era globalisasi sangatlah banyak, tetapi banyak juga yang positif yang kita bisa dapatkan.

 

Pengaruh lingkungan hanya bisa dinetralisir oleh keluarga dan orang tuanya sendiri, karena keluarga mengetahui banyak tentang potensi, bakat dari anak. Anak ibarat tanah lempung yang bisa dibentuk menjadi bentuk apapun. Apabila orang tua mendidik anak dengan sangat baik maka hasilnya pun insyallah akan baik pula, begitu pula sebaliknya kalo orang tua dalam memberikan pendidikan tidak baik maka hasilnya pun tidak akan seperti yang diharapkan ibarat pepatah Buah Jatuh tidak akan Jauh dari Pohonnya  artinya sikap dan perilaku anak tidak akan jauh berbeda dengan orang tuanya.

 

Orang tua dijaman sekarang dituntut harus menjadi serba bisa dalam menyingkapi semua perubahan yang terjadi dilingkungan kita. Pentingnya kehangatan, keharmonisan, kebersaman, bimbingan dari keluarga bisa membuat perkembangan dan pertumbuhan anak akan menjadi baik. Setidaknya membuat anak nyaman dengan apa yang sudah keluarga berikan untuk pribadi anak tersebut.

 

Pola pembelajaran, pembiasaan, dan bimbingan in formal (atau diluar sekolah) yang baik akan memberikan dampak yang positif untuk masa depan anak, dengan keluarga mengajarkan, memberikan bimbingan yang benar maka akan terbentuk pribadi, mental dan moral yang bagus untuk masa depan anak.

 

Disamping itu juga orang tua harus memberikan pendidikan formal, karena dengan dibekali  pendidikan formal anak akan mempunyai keahlian, kreatif dan inovasi untuk kepentingan masa depan anak. Sesuai dengan pepatah Belajarlah sampai ke Negeri Cina artinya menuntut, mencari ilmu lah sampai setinggi langit. Pendidikan formal tidak bisa dianggap remeh dan dipandang sebelah mata, pendidikan formal adalah bekal untuk masa depan.

 

Pendidikan formal membentuk pribadi yang inovatif, kreatif, pintar, skill dan cerdas akan menjadi tabungan yang bisa dimanfaatkan untuk kepentingan di masa depan, di era globalisasi pengetahuan dan skill sangat dibutuhkan karena persaingan untuk mendapatkan pekerjaan sangat ketat, jika dibandingkan dalam mencari pekerjaan 1 : 10. Oleh sebab itu pendidikan formal sangat penting tanpa kita mengesampingkan pendidikan in formal.

 

Anak adalah rejeki, titipan dari Allah SWT untuk kita jaga, pelihara, dan kita didik dengan baik, benar dan sesuai norma-norma yang diajarkan oleh agama. Alangkah bahagianya orang tua ketika kita melihat anak memiliki pondasi keagamaan dan keimanan yang kuat dilengkapi oleh pendidikan, pengetahuan, skill  yang memadai anak akan menjadi pribadi yang sangat kuat dan memiliki masa depan yang bisa menjanjikan.

 

Semua kesuksesan dan keberhasilan apa yang sudah kita dapat semua berasal dari sebuah kehangatan didalam keluarga. Keberhasilan anak adalah suatu kebanggaan dari orang tua, orang tua akan merasakan kebahagiaan yang tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata, dan untuk anak tinggal merasakan betapa pentingnya peran keluarga.

Berikan Komentar Anda

Login untuk komentar

Login