images

okezone.com

iin Suwandi

Member Since 27/09/2016

Operasi Teritorial Dapat Menjinakkan OPM

Kamis, 20 April 2017

Sebagaimana informasi yang kami ketahui bahwa beberapa waktu yang lalu tepatnya di Markas Koramil 1714-04/Sinak Kabupaten Puncak, Papua pada (15/3) seorang Pendeta Zakarias Tabuni beserta satu orang anggotanya mereka diterima oleh Lettu Inf Yusuf Rumi (Danramil 1714-04/Sinak). Kedatangan tersebut tentunya disambut dengan hangat oleh Danramil. Pendeta secara terus terang menyampaikan niat yang tulus bahwa anggotanya ingin bergabung dengan NKRI serta meminta jaminan.

Informasi yang tercatat tentang nama-nama anggota simpatisan Tentara Pembebasan Nasional Organisasi Papua Merdeka (TPN/OPM) yang berikrar masuk NKRI sebanyak 155 orang. Dengan adanya TPN/OPM yang masuk bergabung ke NKRI tentunya bukan dengan cuma-cuma tapi itu diperoleh dengan perjuangan melalui pendekatan aparat TNI AD dengan pola Operasi Teritorial. Operasi Teritorial yang dilakukan oleh TNI AD dengan melakukan pendekatan simpatik kepada masyarakat.

Pendekatan simpatik yang dilakukan oleh prajurit TNI AD di lapangan dengan masyarakat terutama membantu membuat jalan, pembuatan honai, rehab tempat ibadah (Gereja), membuat jembatan, mengupayakan penerangan listrik dengan pembuatan micro hydro dan pembagian sepatu untuk anak sekolah serta pemberian jas untuk para pendeta.

Pendekatan yang dilakukan oleh TNI AD tujuannya adalah untuk kesejahteraan masyarakat dengan disertai pemahaman akan pentingnya berbangsa dan bernegara. Dengan adanya pemahaman tersebut maka akan tercipta ketertiban, keamanan dan secara langsung akan muncul saling hormat menghormati antara satu dengan yang lainnya.

Yang tak kalah pentingnya adalah pendekatan prajurit TNI AD kepada Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Pemuda dan Tokoh Perempuan sangat penting dalam masyarakat. Yang kita salut pendekatan Teritorial  yang dilakukan oleh TNI kepada masyarakat Puncak adalah mereka memahami tradisi hukum adat (hak ulayat) sangat dijunjung tinggi pada kehidupan sehari-hari. Sehingga para tokoh masyarakat seperti Pendeta Zakarias Tabuni yang merupakan tokoh penting dan sangat dihormati bersimpati kepada program TNI.  

Apa yang dilakukan oleh Kodam XVII/Cendrawasih sudah secara tegas berdasarkan pasal  7  UU Nomor 34/2004 tentang TNI yang disebutkan bahwa salah satu tugas TNI adalah melaksanakan Operasi Militer Perang (OMP) dan Operasi Militer Selain Perang (OMSP) termasuk didalamnya melaksanakan Pengamanan daerah rawan serta membantu pemerintah daerah dalam pelaksanaan pembangunan dan kesejahteraan rakyat.

Oleh karena kita berharap kepada TNI AD agar dapat melanjutkan program ini dengan program Operasi Teritorial berupa TMMD (Tentara Manungggal Membangun Desa) merupakan program yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat khususnya di wilayah Distrik Sinak. Bergabungnya 155 orang anggota simpatisan TPN/OPM ke NKRI merupakan wujud kolaborasi dan kerjasama jajaran Kodam XVII/Cendrawasih dengan masyarakat dan istansi terkait dalam proses pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Program Operasi Teritorial yang ada di Papua merupakan suatu program yang harus dilanjutkan dalam rangka menggalang kelompok-kelompok yang masih berseberangan seperti  (TPN/OPM) untuk bergabung dengan NKRI. Dan, prestasi di lapangan yang dilakukan oleh prajurit TNI perlu juga diberikan penghargaan sebagai motivasi agar lebih bersemangat dalam merangkul kelompok-kelompok yang masih anti NKRI. Sebanyak 155 orang TPN/OPM masuk ke NKRI suatu prestasi yang akan menjadi catatan tinta emas dalam sejarah mempertahankan NKRI dari kelompok-kelompok separatis. 

Berikan Komentar Anda

Login untuk komentar

Login