images

okezone.com

Anita

Member Since 25/03/2017

Gejala Frozen Shoulder

Jum'at, 12 Mei 2017

Taukah and apa itu frozen shoulder? Frozen shoulder mungkin masih terdengar asing di kalangan masyarakat. Frozen shoulder atau adhesive capsulitis adalah gangguan yang terjadi di area bahu berupa rasa kaku dan nyeri. Kondisi ini menyebabkan terbatasnya pergerakan bahu hingga terkadang tidak dapat digerakkan sama sekali. Jadi, sederhananya frozen shoulder adalah nyeri pada area bahu hingga membatasi perbatasan gerak bahu. Frozen shoulder biasanya berlangsung selama 1-3 tahun. Kondisi ini jarang kambuh pada lokasi yang sama.


Masih bingung dengan frozen shoulder, gejala umummnya adalah nyeri dan kaku pada saat pergerakaan, hal ini umum dialami oleh bahu yang tidak terlalu aktif dan memburuk pada malam hari. Gejala nya sendiri bisa memburuk seiring waktu kaku membaik. Gejala ini memiliki beberapa tahapan perkembangan yang masing-masing dapat berlangsung hingga beberapa bulan. Berikut Gejala dari frozen shoulder :

  • Tahap pertama atau freezing stage, ketika bahu mulai merasakan nyeri di tiap pergerakan. Pergerakan juga mulai mengalami keterbatasan. Periode ini biasanya berlangsung selama empat bulan.
  • Tahap kedua atau frozen stage, ketika rasa nyeri mulai tampak berkurang, namun bahu menjadi makin kaku atau tegang sehingga sulit untuk digerakkan. Periode ini biasanya berlangsung selama empat bulan hingga satu tahun.
  • Tahap ketiga atau thawing stage, ketika jangkauan gerakan dan kondisi bahu membaik. Periode ini biasanya berlangsung selama 1 - 3 tahun.

Penyebab Frozen Shoulder

Frozen shoulder disebabkan oleh menebalnya jaringan yang membentuk kapsul pelindung (jaringan-jaringan yang melindungi tulang, ligamen, dan tendon pada pahu) tersebut yang kemudian menempel erat di sekitar sendi bahu. Kondisi ini kemudian menyebabkan terganggunya pergerakan bahu. Jaringan yang menebal tersebut diperkirakan jaringan yang menyerupai jaringan parut.

Bagaimanapun juga, kondisi yang memicu penebalan jaringan atau munculnya jaringan parut masih belum diketahui hingga saat ini. Frozen shoulder dapat tiba-tiba muncul tanpa pemicu yang jelas. Pada sebagian kasus dapat dipicu oleh penyakit rematik. Pada beberapa kasus lain, frozen shoulder dialami oleh penderita diabetes. Dengan kata lain, penyakit diabetes menjadi salah satu faktor risiko kondisi ini juga.

Beberapa faktor risiko lain yang mungkin memicu terjadinya frozen shoulder, yaitu:

  • Usia dan jenis kelamin. Frozen shoulder paling banyak dialami oleh perempuan dan orang-orang yang berusia di atas 40 tahun.
  • Penyakit sistemik. Sebagian dari jenis penyakit ini adalah gangguan pada penyakit dan pembuluh darah, kelenjar tiroid (hipertiroid atau hipotiroid), tuberkulosis, parkinson, dan diabetes.
  • Berada dalam keadaan diam atau tidak banyak bergerak untuk jangka waktu lama. Bahu yang jarang digerakkan atau tidak digunakan memiliki risiko tinggi terkena frozen shoulder. Keadaan ini biasanya disebabkan oleh cedera yang dialami oleh pasien, seperti patah tulang, cedera pada kumpulan otot rotator cuff bahu, pemulihan pasca operasi, hingga stroke.

Berikan Komentar Anda

Login untuk komentar

Login