images

okezone.com

iin Suwandi

Member Since 27/09/2016

MENGINTIP PEMBANGUNAN DI PINGGIRAN DESA

Jum'at, 19 Mei 2017

Mengusung tema "Dengan Semangat Kemanunggalan TNI Dan Rakyat Kita Percepat Pembangunan Di Daerah Guna Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Dalam Rangka Menjaga Keutuhan Wilayah NKRI", demikian bunyi Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) TMMD Ke-99 TA. 2017 TNI AD dan Kementerian Kesehatan RI dilaksanakan di Balai Sudirman, Jakarta, Selasa (16/5) lalu. TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) tahun 2017 merupakan perwujudan dari sinergitas program TNI membantu pemerintah dalam membangun Desa yang masih tertinggal. 

Desa secara umum merupakan wilayah yang mempunyai potensi dalam Produksi hasil bumi, terletak jauh dari jangkauan Transportasi umum dengan kondisi dan struktur jalan yang kurang menguntungkan. Sedangkan kehidupan Desa tercermin dengan adanya mekanisme interaksi kekeluargaan yang pasif. Mekanisme seperti tersebut di atas menyimpulkan bahwa kehidupan Desa merupakan sistem aktifitas yang terdiri dari berbagai komponen yang saling terkait dan bergantung menuju kehidupan dan pembangunan yang relatif lamban. 

 Dengan adanya program TMMD secara nyata telah memberikan jawaban dengan melibatkan berbagai komponen bangsa. Maka dalam jangka waktu singkat pembangunan fisik di Desa dapat terealisasi. Program untuk membantu Desa dalam memperbaiki sarana Prasarana Jalan sebagai sarana Transportasi yang menghubungkan suatu Desa/Daerah dengan Desa/Daerah lainnya adalah TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). 

TNI Manunggal Membangun Desa adalah salah satu wujud Operasi Bhakti TNI, yang merupakan program terpadu lintas sektoral antara TNI dengan Departemen, Lembaga Pemerintah Non Departemen dan Pemerintah Daerah serta komponen bangsa lainnya, yang dilaksanakan secara terintegrasi bersama masyarakat, guna meningkatkan akselerasi kegiatan pembangunan di daerah pedesaan, khususnya daerah yang tergolong tertinggal, terisolasi, perbatasan, dan daerah kumuh perkotaan serta daerah lain yang terkena dampak akibat bencana. 

TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) merupakan program terpadu Iintas sektor antara TNI dengan Kementerian/Lembaga baik pemerintah (Pusat/Daerah) maupun non pemerintah yang dilaksanakan bersama masyarakat guna meningkatkan akselerasi pembangunan pedesaan khususnya di daerah tertinggal, terisolasi, perbatasan, daerah kumuh perkotaan, serta daerah rawan/terdampak bencana. 

TMMD selaras dengan arah pembangunan yakni membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan Desa dalam kerangka negara kesatuan. Kita wajib memberi apresiasi yang tinggi kepada TNI dimana setiap dimulai TMMD  mereka telah melakukan konsolidasi awal dengan melakukan Rapat Koordinasi  (Rakornis) yang tujuannya membekali tentang pelaksanaan pekerjaan secara teknis oleh narasumber terkait, seperti kerja sama penanganan jalan pada kawasan perbatasan, pembangunan jembatan dan lain-lain. 

Kegiatan yang dilaksanakan meliputi kegiatan fisik, merehabilitasi sarana dan prasarana yang rusak di daerah yang tertimpa bencana alam, meningkatkan sarana prasarana wilayah yang berada di pedesaan berupa infrastruktur, fasilitas umum dan sosial sedangkan kegiatan non fisik, meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara di kalangan masyarakat, kesadaran bela Negara, penegakan hukum, disiplin nasional dan pengetahuan lainnya yang dibutuhkan oleh masyarakat pedesaan, seperti keluarga berencana, kesehatan, pertanian, peternakan, perikanan, dan lain-lain melalui penyuluhan atau kegiatan lainnya yang sifatnya memberikan pencerahan dan penguatan jatidiri bangsa. 

Pada dasarnya tititk berat dalam membangun Desa meliputi berbagai bidang.    Dalam membangun Desa melalui program TMMD sangat terasa dan terlihat apa yang dikerjakan selama TMMD. Contoh dari tidak ada jalan lalu kemudian ada jalan dan langsung dapat dilalui oleh kendaraan roda dua dan roda empat. Paling terasa   pembangunan Jalan Perbatasan di Kalimantan dan pembangunan Jalan Trans Papua. Pembangunan jalan yang dilakukan oleh TNI berupa pembukaan lahan dan pembentukan badan jalan untuk meningkatkan konektivitas, disamping juga menjadi pertahanan negara. 

Dukungan masyarakat dalam pelaksanaan TMMD di masing-masing daerah dalam bentuk tenaga secara bergiliran. Selain itu sebagian masyarakat merelakan sebagian tanahya untuk pembuatan dan pelebaran jalan. Kegiatan TMMD ini menjadi kegiatan rutin tahunan. Dan, mulai tahun 2017 program TMMD dilaksanakan tiga kali setahun. Yaitu pada bulan April, Juli dan oktober. Oleh karenanya pada pasca pelaksanaan setiap kegiatan TMMD selalu dilakukan evaluasi oleh Penanggung Jawab Operasional (PJO) TMMD pada Rapat Paripurna TMMD, kemudian hasil  Evaluasi itu dijadikan acuan dalam merencanakan kegiatan TMMD berikutnya.

Berikan Komentar Anda

Login untuk komentar

Login