images

okezone.com

iin Suwandi

Member Since 27/09/2016

HIKMAH DIBALIK INSIDEN NATUNA

Jum'at, 19 Mei 2017

Kecelakaan saat latihan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) TNI di Natuna, Kepulauan Riau, Rabu (17/5) telah mengakibatkan 4 orang prajurit korban dan lainnya mengalami luka-luka. Apakah ini hanyalah kebetulan? Kalimat ini kerap kali didengar ketika kita tanpa sengaja bertemu dengan seseorang yang sebelumnya dipikirkan, atau mendapatkan sesuatu yang tidak terduga, yang selama ini diinginkan tapi rasanya sulit untuk didapatkan.

 

Ternyata kalimat ini tidak boleh diucapkan, Orang-orang yang kita temui, beragam kejadian yang kita lewati, pagi, siang, malam, selalu menyimpan misteri, ada tujuannya, ada maksudnya. Jika kita peka, akan disadari bahwa apa yang kita anggap kebetulan adalah bentuk kasih sayang dan kuasa Allah SWT saat manusia merasa dirinya tak mampu.Termasuk insiden TNI AD saat melakukan latihan di Natuna itu tidak boleh dikatakan kebetulan tapi itu sudah menjadi rencana Allah SWT. Manusia hanya mampu berencana tapi pada akhirnya Tuhan yang menentukan.

 

Menurut informasi yang beredar, peristiwa itu terjadi, ketika DRONE melintas di atas Stelling ARH, masing-masing pucuk melakukan penembakan. Pucuk 8 mengalami los kendali pada penyekat kiri yg mengakibatkan petembak tidak dapat mengendalikan pucuknya, lalu elevasi turun kemudian membabat ke arah jam 9 pada posisi pucuk 7 dan 6. Posisi Kapten Arh Heru berada di belakang kiri Pucuk 7 terbabat bagian perut dan punggung dan meninggal di tempat. 

Kita patut memberi apresiasi kepada TNI AD dalam menyikapi insiden tersebut mereka terus mengambil langkah secara bijak mencari apa penyebab utama dari insiden tersebut dengan membentuk tim investigasi. Sebagaimana yang diungkapkan oleh Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Alfret Denny Tuejeh, di Jakarta, Kamis, (18/5) lalu. Kadispenad menjelaskan bahwa akan melakukan investigasi untuk mengungkap penyebab kecelakaan saat latihan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) TNI di Natuna, Kepulauan Riau. 

Mari kita berikan kesempatan kepada Markas Besar TNI Angkatan Darat melakukan investigasi. Sebab dari sini akan diketahui penyebab utama sehingga dapat dijadikan evaluasi kedepan sebagai pelajaran yang berharga. Jangan kita melakukan analisa tanpa didasari ilmu dan fakta sehingga justru akan menimbulkan masalah baru. Mari kita berikan solusi kepada TNI AD agar dapat diselesaikan tanpa menimbulkan masalah lagi. 

Menurut  rencana Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI  Mulyono di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat,  pada Kamis (18/5) lalu mengatakan bahwa Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan memeriksa sejumlah saksi terkait insiden lepas kendalinya senjata yang digunakan dalam gladi bersih Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) di Tanjung Datuk, Natuna, Kepuluan Riau. Pemeriksaan saksi tersebut merupakan bagian dari investigasi guna mencari tahu penyebab peristiwa naas tersebut. Mulyono menjelaskan, meriam itu merupakan salah satu senjata penangkis serangan udara jarak sedang buatan China.

 

Kita semua percaya bahwa rencana TNI AD dalam melakukan latihan adalah untuk meningkatkan profesionalisme prajurit dalam menjaga keutuhan NKRI. Tapi rencana Tuhan tersebut dalam insiden Natuna bukan secara kebetulan. Sebagai orang beragama utamanya seorang muslim meyakini bahwa Al-Quran dan hadist yang menjelaskan bahwa tidak ada yang kebetulan di muka bumi ini. Bahkan sebuah kebetulan yang amat kebetulan tetap saja merupakan sebuah rencana Tuhan yang tidak pernah meleset.

 

Jika kita tidak berhasil menerjemahkan tiap detailnya seperti insiden prajurit TNI AD di Natuna, karena terlalu megahnya rencana Tuhan tersebut, itu jelas bukan kabar buruk. Setidaknya kita pastikan saja bahwa sukses mensyukuri tiap detik rencana tersebut harus direalisasikan. Mereka menolak bukti bahwa setiap kejadian dari suatu kasus mereka telah ditentukan sesuai dengan rencana dan tujuan, tetapi perilaku manusia kerap menunjukkan aksi yang keliru/salah, yakni menganggap hal-hal yang terjadi hanyalah kebetulan ataupun keberuntungan. Lantas, apakah membaca tulisan ini hanya anda anggap sebuah kebetulan?

Berikan Komentar Anda

Login untuk komentar

Login