images

okezone.com

iin Suwandi

Member Since 27/09/2016

MEWUJUDKAN TENTARA YANG TANGGUH

Jum'at, 26 Mei 2017

Tentara Nasional Indonesia (TNI) sebagai komponen utama pertahanan negara, harus senantiasa siap melaksanakan peran, fungsi dan tugas pokoknya, melalui pembinaan kekuatan dan kemampuan yang berkelanjutan sesuai dengan kebutuhan postur Minimum Essential Force (MEF), serta penggunaan dan penggelaran kekuatan TNI yang disesuaikan dengan perkembangan eskalasi ancaman dan keputusan politik negara. 

Untuk mencapai sasaran tersebut, maka strategi yang diterapkan adalah pencapaian Kekuatan Pokok Minimum (Minimum Essential Force/MEF), pemberdayaan industri pertahanan nasional, pencegahan gangguan keamanan dan pelanggaran hukum di darat, udara dan laut, peningkatan rasa aman dan ketertiban masyarakat, modernisasi deteksi dini keamanan nasional dan peningkatan kualitas kebijakan keamanan nasional. 

Sesuai dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia (TNI), tugas pokok TNI adalah menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang Undang Dasar 1945, serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara. 

Dinamika perkembangan lingkungan global masih akan diwarnai isu aksi  terorisme kelangkaan energi, pemanasan global, pembangunan kekuatan militer negara-negara besar dan perkembangan peperangan yang bersifat asimetris (asymmetric warfare). Pada lingkup nasional yang harus kita hadapi adalah isu gerakan separatis OPM, proses menebar kekerasan dan kebencian. Sebab, kebhinnekaan Indonesia menghadapi tantangan dengan munculnya isu suku, agama, ras dan, antar golongan (Sara) yang dipolitisasi, sehingga berpotensi menjadi sumber konflik. 

Kemudian demokratisasi, aksi kelompok radikal, dan juga ancaman bencana alam, mengingat Indonesia terletak pada ring of fire yang rentan terhadap bahaya letusan gunung berapi, gempa bumi, banjir dan tanah longsor, termasuk bencana tsunami. Oleh karena itu, TNI sebagai komponen utama pertahanan negara, harus senantiasa siap melaksanakan peran, fungsi dan tugas pokoknya, melalui pembinaan kekuatan dan kemampuan yang berkelanjutan sesuai dengan kebutuhan postur Kekuatan Pokok Minimum (MEF), serta penggunaan dan penggelaran kekuatan TNI yang disesuaikan dengan perkembangan eskalasi ancaman dan keputusan politik negara. 

Perlu kita sadari, telah banyak yang dilakukan oleh para pendahulu pemimpin TNI, yang secara keseluruhan ditujukan untuk membangun TNI yang kuat dan menjadi kebanggaan bangsa. Untuk itu, seyogyanya kita tetap melanjutkan komitmen ini guna terlaksananya tugas pokok TNI dalam rangka menjamin kelancaran pembangunan nasional. 

TNI yang tangguh apabila memiliki ketaatan dan kepatuhan yang hakiki dalam menjalankan tugas serta tanggung jawabnya sesuai dengan peraturan yang berlaku. Yang tak kalah pentingnya prajurit TNI harus memiliki integritas tinggi dalam tugas dan tanggung jawab serta dapat menjalin dan menjaga hubungan dengan atasan, rekan dan bawahan. Selain itu prajurit TNI harus menjaga martabat TNI dan diri sendiri serta mendapat pengakuan dan dibanggakan masyarakat. Kejujuran (Honesty). Prajurit TNI yang lurus hati, tidak berbohong, tidak curang, tulus dan ikhlas serta berkata apa adanya. Kemudian  prajurit TNI yang mau berkorban tenaga, pikiran dan waktu demi keberhasilan suatu usaha atau tujuan organisasi, serta memiliki jiwa pengabdian yang tinggi.  Prajurit TNI yang patuh dan setia serta mempunyai komitmen kuat terhadap sesama prajurit, organisasi, bangsa dan negara.

Dengan demikian TNI harus dapat  memahami tugas dan tanggung jawab serta pengetahuan dan keahlian yang mendukung dan melaksanakannya baik secara individu maupun dalam tim dengan sebaik-baiknya. Sehingga  prajurit TNI yang memiliki kepercayaan diri dan karakter untuk melakukan apa yang benar dalam menghadapi tuntutan tugas, permasalahan, bahaya dan ancaman. Dengan adanya modal kejujuran tersebut maka prajurit akan berani mengambil keputusan yang terbaik untuk organisasi, bangsa dan negara tanpa mempedulikan kepentingan pribadi.

Berikan Komentar Anda

Login untuk komentar

Login