images

okezone.com

Anisa Rahayu

Gang Kana Rt 010/Rw 015, Pisangan Timur, Pulogadung
Member Since 09/07/2017

Tags

Anisa Rahayu

Gang Kana Rt 010/Rw 015, Pisangan Timur, Pulogadung
Member Since 09/07/2017

Memanfaatkan Quality Time Untuk Anak

Senin, 10 Juli 2017

Waktu menurut kamus besar bahasa Indonesia adalah seluruh rangkaian saat ketika proses, perbuatan atau keadaan berada atau berlangsung. Dewasa ini, banyak sekali konflik remaja yang disebabkan karena minimnya waktu luang dan kebersamaan orang tua dengan anaknya. Banyak orang tua karir yang saat ini hanya berorientasi kepada aspek ekonomi saja, ibu dan ayah sama-sama bekerja demi memenuhi kebutuhan hidup keluarganya, kemudian ketika orang tua bekerja, anaknya akan dititipkan kepada baby sitter maupun anggota keluarganya yang lain. Kebiasaan seperti ini membuat kedekatan batin orangtua dengan anaknya semakin terkikis. Perlu diketahui bahwa anak yang kurang dekat dengan orangtuanya akan menjadi pribadi yang hyper active dan selalu mencari perhatian dari orang lain selain orangtuanya.

Remaja merupakan masa transisi dari masa anak-anak menuju kedewasaan, di masa inilah para remaja mulai mencari jati dirinya.  Tidak dapat dipungkiri di tengah arus perkembangan jaman yang semakin menuntut setiap perubahan, maka akan selalu ada dampak positif dan dampak negatifnya. Pergaulan remaja yang semakin terkikis dari norma-norma kesusilaan tidak dapat dicegah dengan mudah. Saat ini sudah banyak menyebar virus kenakalan remaja yang dapat dikatakan jauh dari wajar, seperti penyalahgunaan obat-obatan, seks bebas, perkelahian antar kelompok remaja, balapan liar, dan lain-lain.

Tidak dapat dibayangkan ketika seorang anak terjerumus ke dalam lubang hitam tersebut, tentunya para orang tua akan sangat menyesalinya. Selayaknya para orang tua tidak hanya mengetatkan pergaulan anaknya saja, namun berikanlah waktu yang berkualitas untuk mengisi kekosongan aktivitas anaknya agar anak merasa diperlakukan dengan sangat baik dan penuh kasih sayang. Pemberian waktu luang yang berkualitas ketika anak beranjak  remaja merupakan action yang dirasa agak  terlambat, karena pada saat remaja, anak akan sulit untuk diatur dan akan banyak melakukan perlawanan terhadap orangtuanya.

Memanfaatkan quality time harus dilakukan sejak dini agar anak benar-benar merasa mempunyai kedekatan batin dengan orangtuanya. Orang tua karir walaupun sibuk dengan pekerjaannya, namun masih mempunyai waktu luang selepas jam kerja yang dapat dimanfaatkan dengan melakukan berbagai kegiatan dengan anaknya. Para orang tua tidak boleh egois dalam memanfaatkan waktu tersebut yang biasanya hanya dimanfaatkan untuk beristirahat saja. Pada waktu tertentu seperti itulah orang tua harus mendekatkan momen bersama anak melalui acara makan dan menonton bersama, mengajarkan anak nya ketika ada tugas dari sekolah dan berdiskusi ringan mengenai aktivitas keseharian yang dilakukan anak. Pola seperti itulah akan membuat anak nampak dicintai, disayangi dan diperhatikan oleh orang tuanya.

Ketika orang tua libur kerja, ajaklah anak untuk rekreasi, kegiatan ini bukan hanya sekadar senang senang, namun dapat menumbuhkan rasa tenang dan nyaman ketika anak bepergian dengan kedua orang tuanya. Para orang tua pun tidak boleh sembarangan dalam memilih tempat rekreasi untuk anaknya, carilah yang memiliki unsur edukasi seperti mengunjungi museum, berkemah, dan ajaklah anak untuk beribadah bersama, selain untuk mendekatkan diri kepada tuhan, kegiatan tersebut dapat meningkatkan rasa sosial di dalam diri sang anak, seperti kegiatan beramal dan lain sebagainya.

Ketika anak ada masalah hendaknya orang tua menjadi pendengar yang baik untuk anaknya, tidak hanya menjadi pendengar, tetapi memberikan jalan keluar dari setiap masalah yang dihadapi oleh anaknya. Sempatkanlah mendengarkan berbagai macam cerita anak selepas pulang kerja. Ketika orang tua merespons dengan cepat mengenai permasalahan yang terjadi pada anaknya, maka anak akan menganggap orangtua nya bukan hanya sebagai orang tua, namun sebagai pelindung, pendamping dan pembimbing yang selalu memberikan jalan keluar terbaik.

Apabila para orang tua mampu memanfaatkan quality time secara konsisten dan berkelanjutan seiring perkembangan usia anaknya, maka besar kemungkinan anak akan menjadi pribadi yang patuh terhadap orang tua, mampu meningkatkan prestasi akademik nya, menjadi generasi yang berjiwa sosial tinggi, dan terhindar dari segala aktivitas dan kegiatan yang melanggar norma kesusilaan yang menjadi perusak masa depan anak-anak.

Berikan Komentar Anda

Login untuk komentar

Login