images

okezone.com

iin Suwandi

Member Since 27/09/2016

ANTISIPASI TUMPAHAN ISIS DARI MARAWI

Senin, 17 Juli 2017

Perlu dipahami bersama bahwa sesungguhnya tugas pokok TNI adalah menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara.

Terkait dengan gejolak yang terjadi di Filipina, sebagai negara tetangga tentunya ada antisipasi yang harus dilakukan dalam menjaga kedaulatan negara atas merembesnya ISIS masuk ke wilayah NKRI. Karena jika dihitung secara matematis ISIS yang ada di Filipina terdesak maka kemungkinan besar akan masuk ke wilayah NKRI. Jika sudah masuk maka sudah pasti masyarakat kita akan menjadi sasaran dampaknya.

Kita bersyukur  kepada  aparat TNI saat ini yang sedang mengantisipasi pergerakan ISIS dari Marawi ke Indonesia.  Pada saat ini TNI memfokuskan pada wilayah perbatasan, termasuk pulau-pulaunya. Palau yang ada di sekitarnya kemungkinan akan dapat dijadikan basis untuk menggalang kekuatan teroris dari Marawi. Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menjelaskan bahwa banyak jalur tikus dari Marawi menuju Indonesia. Selain dari beberapa wilayah resmi, juga dari pulau terluar.

Panglima TNI juga secara tegas mengungkapkan bahwa jalur masuk ISIS ke Indonesia sangat beragam dari Marawi ke Kalimantan Utara, dari Marawi ke Manado, Bitung. Dari Marawi ke Ternate, dari Marawi ke Morotai. Lewat pulau-pulau yang berurutan tadi saya bilang. Ada Marore, Miangas, Talahu, ada Sangir ya. Ini kemudian juga dari Pulau Panglima di Kalimantan.  Dengan adanya antisipasi yang dilakukan oleh TNI maka masyarakat tak perlu khawatir anggota dan simpatisan ISIS dari Marawi masuk ke Indonesia melalui jalur-jalur tikus ini. Dengan adanya berbagai kemungkinan tersebut TNI ternyata sudah tergelar untuk menjaga ketat semua pulau terluar.

Coba kita bayangkan betapa beratnya tugas aparat TNI dalam  menjaga kedaulatan NKRI mulai dari darat, laut dan udara. Tiga wilayah tersebut TNI sudah mengantisipasi kemungkinan ISIS akan merembes masuk kle wilayah Indonesia. Di perbatasan darat pasukan TNI AD sudah tergelar dan siap untuk menindak pasukan masuk ke Indonesia. Kemudian AL melakukan patroli di wilayah laut, lalu AU juga melakukan pengintaian terhadap pengintai Boeing. Kemudian pemerintah juga berusaha bekerja sama dengan Filipina agar ISIS di Marawi dapat ditindak tegas.

Jika kita lihat antisipasi yang dilakukan oleh TNI kemungkinan ISIS masuk ke Indonesia sangat kecil. Dimana pasukan TNI sudah mengetahui penyebaran pasukan di masing-masing pulau berbeda. Oleh karena itu kita berharap ke depan teroris atau ISIS dari Marawi tak akan lolos karena ketatnya penjagaan yang dilakukan oleh pasukan TNI. Dengan demikain atas kerja keras TNI dalam menjaga wilayah kedaulatan NKRI sudah sepatutnya kita memberi dukungan moril kepada TNI agar dapat menjalankan tugasnya secara baik dan benar. Sudah waktunya kita harus memberi dukungan penuh kepada TNI yang  telah 24 jam siaga penuh dalam menjaga keselamatan bangsa dan negara dari ancaman yang datang dari luar maupun yang datang dari dalam. 

Berikan Komentar Anda

Login untuk komentar

Login
  • update

    update

    19 July 2017 at 07:35:AM

    MAIN DI W W W . ERAQQ . C O M TDK ADA RUGINYA, AYO BUKTIKAN!! PIN BBM : 2BE32005 FB : POKER ERAQQ