images

okezone.com

Member Since 19/09/2017

Tulisan Lainnya

Fastkhair

Member Since 19/09/2017

Tahap Efektif Menghasilkan Peserta Didik Unggul Melalui ICAS

Jum'at, 22 September 2017
Tahap Efektif Menghasilkan Peserta Didik Unggul Melalui ICAS

ICAS Guide

RUBIK OKEZONE, SAMARINDA - Di era globalisasi saat ini sangatlah tertingga apabila masih memandang bahasa inggris sebagai bahasa yang tidak wajib untuk di pelajari. Sebab saat ini setiap individu diseluruh dunia dapat terhubung dan saling bertukar informasi dimanapun dan kapanpun melalui media elektronik maupun cetak, yang dimana keadaan ini menjadikan setiap individu sangat diwajibkan untuk siap menghadapi situasi tersebut agar mampu bersaing menghadapi globalisasi. Hal ini memicu kondisi para generasi muda saat ini harus mampu berbahasa inggris serta memiliki wawasan dan mental yang unggul , agar dapat menunjang perkembangan diri mereka untuk siap menghadapi globalisasi.

Guru sedang membimbing murid dalam belajar

"Zaman beralih musim bertukar" itulah peribahasa yang cocok untuk kondisi globalisasi, dimana segala sesuatu hendaknya disesuaikan dengan keadaan Zaman, terutama dalam hal dunia pendidikan, yang telah menjadi tumpuan dasar terciptanya kualitas generasi, sehingga hal ini menjadi tuntutan bagi para pendidik untuk mengasah peserta didik agar menjadi generasi yang siap berbahasa inggris serta unggul, yang mampu bersaing secara global. Pada hakikatnya dunia pendidikan memiliki sebuah metode untuk meningkatkan kemampuan peserta didik, yaitu dengan program Assesment atau biasa disebut penilaian. Pada program ini peserta didik dapat mengetahui hasil segala bentuk perkembangan dirinya, sehingga mampu mengetahui kekurang dan kelebihan diri mereka.

Kriteria Program assesment  dengan kualitas terbaik untuk era globalisasi memiliki objektifitas dalam menghasilkan penilaian yang diukur secara global guna mendukung proses perkembangan para peserta didik secara evaluatif, agar mengetahui ukuran mereka saat ini, sehingga hasil tersebut menjadikan evaluasi dan semangat, serta motivasi bagi mereka untuk terus belajar menjadi pribadi yang berkualitas unggul di kancah global.

ICAS

Salah satu program assesment tersebut yaitu International Competition and Assessments for Schools (ICAS). Dirancang oleh Educational Assesment Australia (EAA) salah satu organisasi nirlaba bagian dari University Of New South Wales (UNSW), ICAS merupakan program penilaian kemampuan dasar dengan konsep kompetisi untuk siswa kelas 3 SD sampai dengan kelas 12 SMA dengan mata pelajaran DIgital Technologies, English, Mathematics, Science dan Writing yang telah bekerja sama oleh 20 Negara di dunia. ICAS memiliki fungsi sebagai pengumpulan informasi mengenai kemampuan siswa. Melalui tes berdurasi 30-60 menit yang dilaksanakan dan diawasi oleh pihak sekolah, ICAS menghasilkan laporan prestasi siswa melalui online secara global yang menampilkan perkembangan prestasi setiap siswa yang dibandingkan di tahun sebelumnya, sehingga menjadi hasil evaluasi sebagai alat referensi untuk dibandingkan terhadap siswa di kelas yang sama di indonesia dan global.

Bimbingan persiapan ICAS

Setiap tahunnya ICAS selalu di gelar serentak secara global di 20 negara. Di Indonesia para siswa siswi setiap sekolah sebelum pelaksanaan test ICAS berlangsung melakukan persiapan belajar bersama dengan di bimbing oleh para guru mereka agar dapat mengoptimalisasi mental mereka ketika test berlangsung. Salah satu nya di SD Fastabiqul Khairat Samarinda, Indonesia. Beberapa siswa siswi menyambut dengan kompak dengan melakukan persiapan belajar bersama di perpustakaan sekolah mereka dengan dibimibing oleh guru mereka. Samarinda, Jum'at (15/09/2017).

Kesiapan Para murid mengikuti test ICAS

Ketika sebelum test berlangsung para murid SD Fastabiqul Khairat Samarinda dengan bergembira mengekspresikan kesiapan mereka untuk melakukan test ICAS, dengan berfoto bersama. Test ICAS yang berlangsung di SD Fastabiqul Khairat dilaksanakan pada hari sabtu tanggal 9 dan 16 September 2017 lalu, di ruangan kelas SD Fastabiqul Khairat. Meskipun soal test dengan berbahasa inggris tidak menjadi halangan bagi siswa siswi SD Fastabiqul Khairat karena melalui budaya sekolah yang mewajibkan bahasa inggris dan belajar bersama sebelumnya, para peserta terlihat sangat fokus dan rileks ketka mengisi jawaban lembar soal mereka.

Hasil dari ICAS nantinya akan diumumkan dan dibagikan bersamaan dengan sertifikat resmi telah mengikuti dari ICAS, sehingga hasil tersebut menjadikan acuan bagi Siswa serta Guru, untuk saling melengkapi segala kekurangan dan kelebihan mereka, dalam menunjang perbaikan kualitas satu sama lain . Selain memberikan hasil data mengenai perkembangan kemampuan secara global, peserta murid yang mengikuti ICAS akan mendapatkan manfaat berlatih meningkatkan kemampuan untuk mampu memecahkan masalah (Problem Solving), berpikir kritis (Critical Thinking), berpikir Kreatif (Creative Thinking), berpikir secara konsep (Conceptual Thinking), dan berfikir secara logis (Logical Thinking).

Menurut Abdul Rachman Idris, S.Pd selaku tim pelaksana ICAS di Kalimantan Timur bahwa 

" Ajang ICAS ini merupakan ajang evaluatif para generasi peserta didik di indonesia, agar mereka dapat mengetahui pada tingkat mana kemampuan mereka apabila dibandingkan dengan 20 Negara yang mengikuti ICAS ini, sehingga berguna untuk mnegevaluasi serta memotivasi mental mereka untuk bersaing secara terus menerus dikancah global".

Salah satu murid sedang mengerjakan soal ICAS

Pada tujuannya Program ICAS mampu menghasilkan data perkembangan akademik secara jelas yang memiliki tolak ukur secara global, sehingga para pendidik mampu mengetahui kelebihan serta kekurangan para peserta didik agar nantinya dapat memberikan asupan pelengkap dalam meningkatkan kualitas dan kapasitas yang unggul di setiap kalangannya. Dari situlah sangat disayangkan apabila para orang tua dari peserta didik tidak mendukung program ini untuk buah hatinya selama disekolah mereka, karena pada akhirnya globalisasi akan menjadi sebuah terpaan yang kuat bagi arus generasi anak kita kedepan kelak, dan apabila generasi kita tidak mampu bersaing, apalah daya kita hanya bisa meratapi melihat generasi kita yang  tidak siap dan mampu bersaing secara unggul di era perkembangan globalisasi dini maupun yang akan datang.

Berikan Komentar Anda

Login untuk komentar

Login