images

okezone.com

iin Suwandi

Member Since 27/09/2016

Warisi Nilai Kejuangan Pahlawan Kepada Generasi Penerus Bangsa

Senin, 13 November 2017
Warisi Nilai Kejuangan Pahlawan Kepada Generasi Penerus Bangsa

Sebuah ungkapan terkenal menyatakan bahwa, bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati pahlawannya. Dan bangsa tanpa pahlawan sama artinya bangsa yang tak memiliki sebuah kebanggaan. Jika sebuah bangsa tidak memiliki tokoh yang bisa dibanggakan, maka bangsa itu adalah bangsa yang tak memiliki harga diri.


Ungkapan itu mutlak benar adanya, di belahan negara manapun pastinya pernah mengalami yang namanya peperangan, terlepas negara tersebut menang atau kalah dalam suatu pertempuran. Pastinya dalam suatu pertempuran ada sosok yang sangat berperan sentral dalam suatu pertempuran.


Sosok itulah yang kemudian dianggap sebagai pahlawan oleh bangsanya karena berbagai hal, mulai dari kepemimpinannya, keberaniannya, bahkan bila dirinya mati sekalipun dalam suatu pertempuran.  Dan dalam suatu pertempuran itulah akan selalu dikenang sebagai momentum kepahlawanan seorang sosok pemimpin maupun para pejuang yang bertempur atas nama bangsa dan negaranya. 

Tidak terkecuali bangsa Indonesia yang memperingati hari pahlawan sebagai penghormatan terhadap para pejuang yang dengan tanpa pamrih mengorbankan jiwa dan raganya untuk suatu kebebasan dari cengkeraman penjajahan yaitu Kemerdekaan .  


Kemerdekaan bangsa Indonesia yang dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia disebutkan Berkat Rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan didorongkan oleh keinginan yang luhur supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas. Keinginan yang luhur inilah yang menjadikan bangsa Indonesia mendapatkan Rahmat dari Tuhan yang Maha Kuasa dengan kekuatan besar untuk memerdekakan bangsanya dari penjajahan.


Dan dengan keinginan yang luhur tanpa pamrih ini pula,  yang secara logis dan matematis  bangsa Indonesia tidak bisa memenangkan pertempuran melawan penjajah yang notabene memiliki persenjataan yang jauh lebih modern dan lengkap pada masa itu. Tetapi itu Nyata terjadi, bangsa Indonesia berhasil memenangkan berbagai pertempuran heroik karena keinginan yang luhur tersebut mendapat Rahmat dari Tuhan Yang Maha Kuasa.


Pertempuran di Surabaya pada tanggal 10 Nopember 1945 merupakan momentum besar perjalanan sejarah bangsa Indonesia dalam mempertahankan Kemerdekaan yang telah diprokamirkan pada 17 Agustus 1945. Walaupun Bangsa Indonesia telah merdeka dan mendapat pengakuan dari bangsa-bangsa lain, namun berbagai pertempuran besar setelah kemerdekaan Bangsa Indonesia untuk mengusir penjajah yang tetap ingin berkuasa di bumi Nusantara masih terus terjadi.


Hari Pahlawan yang setiap tahun kita peringati pada 10 Nopember tersebut bukan hanya sekedar peringatan seremonial belaka yang sebagai bentuk penghormatan kita kepada para pejuang yang telah gugur mempertahankan bangsa ini dari penjajahan. Terlebih dari sekedar kegiatan seremonial, peringatan Hari Pahlawan adalah bentuk kesadaran kita sebagai warga negara untuk lebih peduli atas berbagai hal yang sedang terjadi pada bangsa ini.


Pada masa saat ini mengisi kemerdekaan, kita semua dapat menjadi pahlawan, Pahlawan bukan hanya ikut berperang karena era nya sudah bukan lagi berperang dengan mengangkat senjata dan perang secara konvensional dengan kekuatan bersenjata, tetapi perang terhadap berbagai permasalahan yang sedang dihadapi bangsa.


Menjadi Pahlawan bisa dimulai dari lingkup yang terkecil yaitu keluarga, bagaimana kita membentengi keluarga kita dari berbagai hal negatif yang dapat merusak sendi-sendi kehidupan, karena di dalam keluarga, ada generasi penerus yang akan mewarisi nilai-nilai kejuangan dan nilai-nilai moral yang akan menguatkan bangsa kedepannya. 

Bagaimana menjadi inspirator dan motivator bagi lingkungan kita untuk berkembang dan bagi kepentingan orang banyak. Dari lingkungan terkecil itulah yang akan melahirkan kekuatan besar untuk mempertahankan kekuatan bangsa dari berbagai ancaman yang dimungkinkan akan muncul.


Semangat dan pengorbanan para pahlawan lah yang patut kita warisi untuk menjaga bangsa ini bukan hanya sekedar menjadi bangsa yang merdeka, tetapi juga bangsa yang tidak lagi dijajah oleh kekuatan lain yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan serta bukan bangsa yang dijajah oleh berbagai kekuatan lain yang dapat melemahkan moral dan mental generasi penerus. 

Kesadaran inilah yang perlu selalu ditanamkan kepada generasi muda dan generasi penerus bangsa, bagaimana bangsa ini dipersatukan oleh perbedaan-perbedaan, mulai dari perbedaan dalam perjuangan menghadapi penjajah di berbagai daerah, hingga perbedaan bahasa yang akhirnya dapat dipersatukan.


Kita harus berkaca pada perjalanan sejarah bangsa Indonesia, berkaca kepada para pemimpin-pemimpin peperangan di berbagai daerah dalam menghadapi dan mengusir penjajah dari bumi Nusantara. Mereka bertaruh bukan hanya harta benda, bukan hanya ego pribadi maupun golongan tetapi mereka pun rela bertaruh Nyawa untuk suatu cita-cita mulia bagi bangsanya, Kemerdekaan dan kebebasan dari tirani penjajahan. Karena para pendahulu kita menyadari bahwa hidup dalam tirani penjajahan tidak akan dapat memajukan bangsa.

  

Semoga Dengan peringatan hari pahlawan ini, menyadarkan kita semua tentang arti pentingnya suatu pengorbanan dalam mewujudkan suatu harapan dan cita-cita mulia untuk menjadi bangsa yang besar dan bermartabat. Terima Kasih para Pahlawanku, Bangsa dan Negara ini tegak berdiri karena jasa-jasa pengorbananmu.

Berikan Komentar Anda

Login untuk komentar

Login