images

okezone.com

Yunita Pratiwi

Member Since 05/12/2017

Makna Mendalam dari Tradisi Sungkeman Ala Adat Jawa

Kamis, 7 2017
Tak hanya kekayaan alam yang berlimpah, namun Indonesia juga dihiasi oleh keberagaman budaya yang unik. Begitu juga dengan budaya 'sungkeman'. Meminta maaf dengan cara bersalaman mungkin sudah terlihat biasa dilakukan oleh siapapun. Namun, sungkeman sudah menjadi tradisi turun temurun khususnya oleh masyarakat suku Jawa. 

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, sungkem memiliki arti sujud (tanda bakti dan hormat). Seperti pengertiannya, sungkeman yaitu salah satu bentuk permintaan maaf yang mendalam dengan cara bersujud atau bersimpuh terhadap orang yang lebih tua atau dihormati. 

Banyak nilai-nilai luhur dalam tradisi yang sudah ada sejak puluhan tahun lalu ini. Apa sajakah itu? Dilansir dari keluarga.com yang dikutip dari berbagai sumber, berikut adalah nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi sungkeman.

a. Ritual penyadaran diri
Lewat sungkeman, setiap orang diwajibkan untuk memperlakukan orangtuanya dengan hormat. Karena seorang anak bukanlah apa-apa tanpa hadirnya orangtua. 

b. Melatih kerendahan hati
Sungkeman mengajak seseorang untuk berbuat kebaikan, sadar dan disiplin serta menghilangkan sikap ego di dalam diri. Terlihat dari bagaimana cara seseorang saat sungkeman, yaitu merendahkan tubuhnya dan dengan tulus "menyembah" orang yang telah berjasa dalam hidupnya.

c. Wujud ucapan rasa terima kasih
Dalam acara pernikahan, prosesi ini sebagai wujud rasa terima kasih dari anak kepada orangtuanya yang telah berjasa melahirkan dan membesarkannya, serta sebagai awal bagi anak untuk meminta izin dan doa restu kepada orangtua sebelum memasuki kehidupan berumah tangga.

d. Wujud rasa sesal dan permohonan maaf
Setiap manusia pasti memiliki kesalahan, bahkan dalam hubungan terdekat antara anak dan orangtua hal itu pun sering terjadi. Hubungan yang telah rusak akan terobati sakit hatinya serta rasa percaya pun akan pulih kembali lewat ritual sungkeman.

Sebenarnya masih banyak nilai-nilai luhur yang terkandung dalam tradisi sungkeman yang dapat dipelajari. Namun, yang terpenting saat ini adalah bagaimana budaya sungkeman mampu dilestarikan sebagai salah satu warisan leluhur yang layak dibanggakan oleh orang Indonesia.

Berikan Komentar Anda

Login untuk komentar

Login