images

okezone.com

Member Since 06/01/2018

Tulisan Lainnya

Muhammad Laskar

Member Since 06/01/2018

MEDIA SOSIAL BAGAI DUA MATA PISAU

Jum'at, 12 Januari 2018
MEDIA SOSIAL BAGAI DUA MATA PISAU

Kemajuan teknologi memberikan pengaruh yang cukup besar di masyarakat dan sangat tidak bisa dihindari. Mau tidak mau suka tidak suka maka kita pun harus turut mengikuti perkembangan zaman. Sebagaimana yang kita tahu saat ini teknologi kian maju, hampir setiap orang memiliki telepon genggam dengan spesifikasi yang beragam. Ada yang sangat canggih dan adapula yang biasa saja yang hanya sebagai alat untuk berkomunikasi. Penggunanya pun beragam mulai dari kalangan anak-anak hingga orang dewasa, dan dengan berbagai macam latar belakang orientasi. Beberapa diantaranya, ada yang karena tuntutan untuk memenuhi produktifitas dan ada juga beberapa yang memiliki telepon genggam sebagai alat penunjang gengsi. Banyak di kalangan masyarakat yang bahkan rela untuk membeli dengan harga yang cukup mahal hanya untuk gengsi, meskipun sebenarnya dengan telepon genggam yang murah sudah cukup untuk berkomunikasi. Maka tidak heran banyak ditemukan beragam tipe telepon genggam dari yang termurah hingga yang termahal di kalangan masyarakat.

Media sosial di dunia komunikasi

Berbicara mengenai telepon genggam maka tentu sangatlah berkaitan dengan media sosial. Pasalnya saat ini setiap orang hampir setiap saat mengakses akun sosial media mereka sehari-hari melalui telepon genggamnya. Media sosial sendiri adalah sebagai sarana untuk masyarakat untuk saling berinteraksi satu sama lain sebagaimana yang di definisikan oleh para ahli sebagai berikut:

1.       Media sosial adalah sarana yang digunakan oleh orang-orang untuk berinteraksi satu sama lain dengan cara menciptakan, berbagi, serta bertukar informasi dan gagasan dalam sebuah jaringan dan komunitas virtual. (McGraw Hill)

2.       Media sosial adalah label bagi teknologi digital yang memungkinkan orang untuk berhubungan, berinteraksi, memproduksi, dan berbagi isi pesan. (B.K. Lewis)

3.       Media sosial adalah media yang terdiri atas tiga bagian, yaitu : Insfrastruktur informasi dan alat yang digunakan untuk memproduksi dan mendistribusikan isi media, Isi media dapat berupa pesan-pesan pribadi, berita, gagasan, dan produk-produk budaya yang berbentuk digital, Kemudian yang memproduksi dan mengkonsumsi isi media dalam bentuk digital adalah individu, organisasi, dan industri. (P.N. Howard dan M.R Parks)

4.       Media sosial adalah media berbasis Internet yang memungkinkan pengguna berkesempatan untuk berinteraksi dan mempresentasikan diri, baik secara seketika ataupun tertunda, dengan khalayak luas maupun tidak yang mendorong nilai dari user-generated content dan persepsi interaksi dengan orang lain. (Caleb T. Carr dan Rebecca A. Hayes)

5.       Media sosial adalah platform internet yang memungkinkan bagi individu untuk berbagi secara segera dan berkomunikasi secara terus menerus dengan komunitasnya. (Joyce Kasman Valenza)

Manfaat

Media sosial sendiri memberikan banyak sekali manfaat bagi masyarakat yang tentunya sangat berguna untuk membantu masyarakat dalam berkomunikasi, diantaranya adalah sebagai:

1.       Media komunikasi

Dengan media sosial kita bisa saling terhubung satu sama lain yang menjadikan kita bisa saling bertukar informasi satu sama lain di masyarakat.

2.       Media untuk mengekspresikan diri

Dengan media sosial kita dapat menunjukkan bakat yang kita punya ke masyarakat serta menunjukkan pandangan kita terhadap suatu permasalahan yang sedang terjadi.

3.       Media belajar

Dengan media sosial memungkinkan kita untuk belajar dari orang lain dan mengetahui lebih jauh mengenai suatu pelajaran apapun.

4.       Media informasi

Dengan media sosial memungkinkan kita untuk mengetahui informasi apapun mengenai fenomena yang terjadi di dunia ataupun hal penting lainnya yang menarik dan sedang menjadi trending.

5.       Penambah teman

Dengan media sosial juga memungkinkan kita untuk mengenal lebih banyak orang dari manapun dan kapanpun.

Pemersatu atau pemecah masyarakat?

Dengan media sosial, masyarakat dapat dengan mudah menyebarkan suatu informasi dengan hanya menggerakan jempol mereka melalui telepon genggamnya. Dengan mudahnya, hanya mengunggah suatu informasi yang ingin di sebarkan, seseorang dapat membuat suatu hal menjadi ramai dibicarakan di masyarakat. Media sosial juga kerap menjadi alat bagi seseorang untuk bisa saling berdiskusi dan saling bertukar opini mengenai suatu fenomena yang sedang terjadi di dunia. Dengan media sosial juga, suatu pemimpin bisa menyatukan masyarakat yang di pimpin nya dengan melakukan himbauan-himbauan positif, sehingga dapat terciptalah kedamaian dan persatuan di suatu negara.

Namun dibalik sejumlah manfaat tersebut ada pula kerugian yang ditimbulkan sebagai akibat dari media sosial. Kerugian yang ditimbulkan salah satunya adalah perpecahan yang terjadi di masyarakat. Karena  sangat mudahnya dalam menyebarkan informasi, media sosial justru kerap di pergunakan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab sebagai alat untuk melakukan ujaran kebencian atau hate speech. Faktanya sekarang ini, banyak sekali kita temukan fenomena hate speech yang akhirnya menibulkan perpecahan di kalangan masyarakat. Di Indonesia sendiri banyak kita temukan fenomena hate speech yang sangat mengancam prinsip kebhinekaan yang merupakan nilai yang dianut bangsa sejak dulu. Di dunia maya kita dapat dengan mudah menemukan contoh dari ujaran-ujaran kebencian terhadap seseorang atau suatu kelompok.

Padahal, ujaran kebencian atau hatespeech merupakan hal yang melanggar hukum. Sehingga harusnya masyarakat lebih berhati-hati dalam mengunggah suatu konten di media sosial. Alasannya adalah karena, hal ini diatur dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dan Surat Edaran (SE) Kapolri. Hukuman yang berlaku pun berat dengan durasi tahanan kurang lebih 4 tahun dan denda hingga 750 juta rupiah. Oleh karena itu, setiap pelaku ujaran kebencian di media sosial dapat di tindak sesuai hukum yang berlaku.

                Faktanya sepanjang tahun 2017, banyak sekali kita temukan fenomena-fenomena ujaran kebencian yang berada di dunia maya. Seolah tidak memikirkan resiko hukum, hampir di setiap platform sosial media seperti facebook, twitter, instagram, youtube dapat kita temukan ujaran kebencian di kolom komentar yang disediakan pada suatu konten. Banyak sekali konten yang memuat ujaran kebencian terhadap suatu kelompok, agama, ataupun seorang tokoh di dalamnya, baik dalam bentuk video maupun dalam bentuk gambar atau yang sering disebut meme. Tujuannya adalah tidak lain untuk memicu perang opini di kolom komentar yang berakhir pada perpecahan di antara masyarakat. Banyak sekali media berita baik online maupun cetak yang memberitakan mengenai fenomena ini. Beberapa diantaranya adalah berita mengenai fenomena kelompok saracen yang menjadi penyebar konten SARA yang sangat berpotensi memecah belah bangsa. Beberapa anggota dari kelompok saracen pun sudah di tangkap oleh polisi. Tentunya, masih banyak di luar sana kelompok-kelompok seperti saracen yang ingin memecah bangsa namun belum terdeteksi oleh aparat hukum. Hal tersebut karena masih banyaknya akun-akun yang berisi konten ujaran kebencian yang dapat dengan mudah kita temukan di sosial media yang bertujuan tidak lain untuk memecah belah masyarakat.

                Layaknya dua mata pisau, sosial media memiliki dua sisi yaitu sisi baik yang bermanfaat sebagai pemersatu bangsa dan sisi buruk sebagai alat untuk memecah belah masyarakat. Tahun 2018 akan menjadi tahun politik, karena bertepatan dengan pemililhan kepala daerah yang akan berlangsung di beberapa daerah di Indonesia serta mendekati pemilihan umum (PEMILU) yang akan berlangsung pada tahun 2019. Tentunya pada tahun ini, menjadi sangat rawan akan adanya konten-konten ujaran kebencian di sosial media mengenai suatu kelompok tertentu. Konten yang seperti itu tentu sangat berpotensi untuk memecah belah masyarakat Indonesia yang sangat beragam. Untuk itu, sebagai masyarakat yang menggunakan sosial media akankah kita gunakan sosial media sebagai alat untuk menyalurkan opini yang mempersatukan masyarakat atau justru sebaliknya ?. 

Berikan Komentar Anda

Login untuk komentar

Login
  • Lotus

    Lotus

    13 January 2018 at 14:36:PM

    waiting for the next update Gan, Greetings Success :) Segera dapatkan promo terbaru kami Agen Bola Terpercaya. Segera daftarkan diri anda di http://www.bolalotus.com Bandar Judi Online Casino Online Agen Bola