images

okezone.com

Member Since 16/01/2018

Tulisan Lainnya

Yohanna Christiani

Member Since 16/01/2018

Yuk, Stop Bullying & kenali dampak negatifnya

Selasa, 16 Januari 2018
Yuk, Stop Bullying & kenali dampak negatifnya
Pernah mengejek fisik temanmu atau memanggil temanmu dengan nama orang tua nya? Atau pernah secara sengaja mengucilkan temanmu dari lingkar pertemananmu karna kamu merasa dia tidak memiliki level sosial yang setara denganmu? Atau bahkan pernah mengintimidasi temanmu yang kamu anggap lebih lemah daripada kamu?

Di kutip dari beberapa sumber dari Google, pengertian bullying itu sendiri berasal dari Bahasa Inggris yang asalnya dari kata bully yang di artikan sebagai adanya ancaman yang di lakukan seseorang terhadap orang lain yang pada umumnya lebih lemah dari pelaku. Penindasan atau bullying ini menyebabkan gangguan fisik dan psikis bagi si korban seperti stress, murung, menyendiri di kamar, susah makan, cemas, takut, sakit secara fisik atau sakit di bagian tertentu, hingga depresi yang dapat berujung korban bunuh diri karena frustasi merasa tertindas dan tidak tahu harus berbuat apa, dan juga rasa tidak berani si korban untuk melapor apa yang mereka rasakan kepada orang dewasa atau orang terdekatnya.

Bullying merupakan serangan berulang secara fisik, psikologis, social ataupun verbal yang di lakukan dalam posisi kekuatan yang secara situasional di definisikan untuk keuntungan atau kepuasan mereka sendiri. Bullying merupakan bentuk awal dari perilaku agresif yaitu tingkah laku yang kasar. Bisa secara fisik, psikis, melalui kata kata ataupun kombinasi dari ketiganya. Hal tersebut bisa di lakukan oleh kelompok atau individu. Pelaku mengambil keuntungan dari orang lain yang di lihat nya mudah di serang. Bullying adalah tindakan di mana satu orang atau lebih mencoba untuk menyakiti atau mengontrol orang lain dengan cara kekerasan.

  • Mengapa bullying dapat terjadi?
Para pelaku bully mendapatkan kepuasan dari menindas orang. Mereka merasa lebih kuat dan lebih berkuasa karena ada orang yang takut pada dirinya. Merasa akan mendapat popularitas di sekolah karena di segani oleh banyak orang. Alasan lainnya, mereka iri terhadap kelebihan yang orang lain miliki sedangkan mereka tidak memiliki itu. Atau bisa saja, mereka memiliki masalah yang menyebabkan mereka melakukan penindasan kepada orang lain untuk menyalurkan amarah mereka. Dan tanpa mereka sadari, perbuatan mereka memiliki dampak bagi korban mereka sehingga tidak ada perasaan bersalah kepada korban.

  • Kok bisa jadi korban bullying?
Pada umumnya, kasus bullying terjadi pada anak yang sensitif, kurang bisa bersosialisasi, anak yang mudah gelisah, anak yang pasif, anak yang cenderung mengalah, mudah depresi juga berpotensi menjadi korban bullying. Selain itu, anak yang memiliki kekurangan atau anak berkebutuhan khusus juga berpotensi menjadi korban bullying. Namun kondisi ini seringkali tak terpantau dan lepas dari perhatian orang tua, guru bahkan orang sekitar. Mayoritas guru dan orangtua berfikir bahwa bullying yang terjadi pada anak hanyalah masalah kecil dan tak berdampak negatif.

  • Lalu apa dampak dari bullying?
Bullying, yang sering di anggap sebagai hal sepele oleh masyarakat pada umumnya, ternyata dapat berdampak buruk bagi korbannya hingga dapat merenggut nyawa korban. Dampak negatif dari penindasan dapat menyebabkan korban mengalami trauma yang menyebabkan efek negatif bagi kejiwaan si korban. Korban yang memiliki trauma, menurunnya rasa kepercayaan diri dan juga merasa hidupnya tertekan dalam jangka waktu yang panjang dapat menyebabkan depresi.

Berikan Komentar Anda

Login untuk komentar

Login
  • Lotus

    Lotus

    17 January 2018 at 13:50:PM

    Thank you The information you submit is very useful, waiting for the next update Gan, Greetings Success :) Segera dapatkan promo terbaru kami Agen Bola Terpercaya. Segera daftarkan diri anda di http://www.bolalotus.com Bandar Judi Online Casino Online Agen Bola