images

okezone.com

Member Since 17/04/2018

Ana

Member Since 17/04/2018

Sejenak Bicara Soal Cinta

Selasa, 17 April 2018

Mari Bicara Soal Cinta

Tak ada manusia yang bisa hidup tanpa cinta. Tetapi ada sebagian kecil manusia bisa sampai kehilangan akal sehat hanya karena soal cinta. Namun tak sedikit pula yang kemudian menjadi berdaya optimal, dapat bangun dari keterpurukan masa lalu yang pahit juga karena cinta. Luar biasa sekali bukan energi dari sebuah cinta.

Lalu seperti apa sih cinta? adakah macam-macam cinta? cinta yang merusak dan adakah cinta yang membangun? Cinta oh cinta

Dalam teori Abraham Maslow yang sering disebut dengan teori Hierarchy of Need, cinta adalah bagian dari kebutuhan dasar seorang individu. Jika merujuk pada teori ini maka jelas bahwa semua manusia pasti butuh cinta.

Akan penulis ulas about Love dari perspektif psikologi. Yes. Its about Psychology of Love. Dalam ilmu psikologi ada banyak teori yang menjelaskan tentang cinta. Apa saja teori-teori itu? Yuk, simak...

Michael Barnes dan Robert Sternberg menjelaskan cinta dengan dua perspektif yaitu dengan teori eksplisit dan implisit (explicit and implicit theories of Love). Teori ini menjelaskan bahwa cinta adalah satu emosi yang memiliki berbagai bentuk wujud yang bermacamb-macam.

 Beberapa teori cinta yang lain lebih menjelaskan cinta dengan perspektif multidimensional experience (sebuah pengalaman yang multidimensi). Berbeda dengan teori ini yang lebih melihat cinta sebagai pengalaman yang tunggal dan esensi.

Teori kedua tentang cinta adalah Two Factor Theory. Ini adalah salah satu teori yang memakai perspektif multidimensi. Two Factor Theory  menjelaskan bahwa ada dua elemen primer dan mendasar dari cinta. Yaitu passionate love dan companionate love.

Passionate love (cinta yang bergairah)

adalah sebuah rasa kerinduan yang kuat dan mendalam penuh gairah sehingga menumbuhkan tarikan yang saling tidak bisa menolak. 

Companionate love (cinta sejawat)

Adalah sebuah cinta yang lebih menenangkan karena cinta disini dikaitkan dengan persahabatan, pertemanan dan seterusnya.

Teori ketiga tentang cinta adalah Multifactor Theories (teori multifaktor). Teori yang masuk dalam kategori teori multifaktor adalah The Love StylesTheori dan Sternbergs Love Triangle atau lebih familiarnya sering disebut Triangular Theory.

The Love StylesTheory (teori tentang bentuk-bentuk cinta). Menurut teori ini ada enam macam bentuk cinta berdasar pada elemen atau komponen pembentuk cinta itu sendiri. Diantaranya ada eros, ludus, storge, pragma, mania, agape.

Eros memiliki makna yang mirip dengan passionate love atau cinta yang bergairah. Adalah sebuah pengalaman cinta yang menggambarkan seorang dengan seseorang lain dengan sebuah tarikan yang hampir tak bisa ditolak dan sebuah dorongan untuk menjadi fokus pada hubungan yang sangat eksklusif.

Ludus, bentuk cinta yang kedua ini sering disebut sebagai permainan game cinta. Bentuk cinta yang seperti ini hanya mementingkan atau mempermainkan perasaan seperti jelous, hubungan seksual dll.  

Pragma, satu bentuk cinta yang pragmatis. Cinta tumbuh karena kondisi tertentu yang rasional dan objektif. Misalnya, karena kondisi keuangan yang stabil, pendidikan yang selevel dan seterusnya. Intinya pendekatan cinta disini adalah kepentingan-kepentingan yang rasional dan pragmatis.

Mania, adalah perasaan yang berlebihan dalam mencintai pasngannya.

Sternbergs Love Triangle atau lebih familiarnya sering disebut Triangular Theory. Teori ini dicetuskan oleh seorang psikolog bernma Sternberg. Sternberg mengatakan bahwa cinta itu dibentuk atau dibangun oleh tiga komponen emosi yaitu: passion (gairah), intimacy (keintiman), dan commitment (komitmen).

Passion berarti sebuah respon emosi kerinduan yang kuat terhadap orang lain. Ini mirip dengan definisi eros. Atau kata kunci lain yang dapat menjelaskan teori ini adalah sebuah kebirahian. Jadi salah satu komponen dari cinta (menurut teori triangular) adalah kebirahian atau kegairahan.

Intimacy berarti sebuah kehangatan, momen berbagi, dan kedekatan seseorang dengan orang lain dalam berhubungan.

Commitmen salah satu komponen cinta yang berarti sebuah keputusan dan kesungguhan dalam mempertahankan sebuah hubungan (cinta).

Menurut Sternberg, dari ketiga komponen cinta ini yang paling banyak menyumbangkan potensi dalam menguatkan dan mempertahankan hubungan dengan pasangan adalah komitmen.

Cinta pada pasangan?

Demikian teori-teori tentang cinta dalam keilmuan psikologi. Lalu pertanyaannya apa kabar cinta kita dengan pasangan? Bagaimana komitmen kita selama ini untuk mempertahankan hubungan dengan pasangan?

Bolehlah sesekali mempelajari teori-teori di atas demi mengevaluasi dan memperbaiki hubungan cinta dengan pasangan kita. Bicara soal pasangan dan soal mempertahankan cinta dan perasaan positif lainnya, terkadang kita juga butuh kata-kata cinta untuk pasangan. Seperti dalam artikel ini http://sakinahbersamamu.com/kata-kata-cinta/.

Kita juga belum terlambat untuk mengevaluasi bahwa kehidupan cinta kita dengan pasangan selama ini termasuk yang mana? Eros kah? Pragma kah? Dan seterusnya. Mengevaluasi berarti bermaksud memperbaiki kehidupan cinta bersama pasangan.

Semoga kehidupan cinta teman-teman semua dengan pasangan masing-masing semakin menjadi hangat, romantis dan indah ya.

 

Berikan Komentar Anda

Login untuk komentar

Login
  • Ana

    Ana

    3 July 2018 at 13:13:PM

    http://rubik.okezone.com/read/62487/sejenak-bicara-soal-cinta