images

okezone.com

Obby Yusuf

Member Since 13/04/2018

Mampukah Kekuatan Militer Indonesia Lindungi Indonesia Dari Agresi China?

Jum'at, 20 April 2018
Mampukah Kekuatan Militer Indonesia Lindungi Indonesia Dari Agresi China?

Ketika agresi Cina di Laut Cina Selatan kian menguat, TNI masih sibuk mengurus ancaman hantu komunisme dan separatisme. Yang jadi pertanyaan mampukah kekuatan militis Indonesia melindungi klaim teritorial Indonesia seperti yang diminta Presiden Joko Widodo?.

Akhir-akhir ini keadaan Negara Indonesia dan China juga sedang memanas berpicu dimulainya pada klaim china atas batas laut china selatan dengan kepulauan Natuna.

Indonesia pada dasarnya menolak klaim Cina, karena ikut melibas wilayah laut di sekitar kepulauan Natuna. Kendati tidak terlibat, TNI diperintahkan untuk sigap menghadapi konflik yang diyakini akan menjadi sumber malapetaka terbesar di Asia itu. Tahun lalu TNI mengerahkan semua kekuatan tempur milik Armada Barat untuk melakukan manuver perang di sekitar Natuna.

Susi pernah mengklaim kerugian yang ditanggung Indonesia dari penangkapan ilegal sudah mencapai 240 trilyun Rupiah per tahun. Namun upayanya menghalau nelayan asing terbentur keterbatasan alat. "Fasilitas yang ada sangat terbatas. Kita hanya punya beberapa kapal patroli kecil," imbuh sang menteri.

Ancaman dari Laut Cina Selatan bukan satu-satunya tantangan yang harus dihadapi Indonesia. Sejak beberapa tahun silam TNI AL juga sibuk mengawasi perairan di sekitar Laut Sulu dan Celebes untuk meredam geliat terorisme yang sedang mengakar di Filipina. Provinsi Sulawesi Utara hanya berjarak 300km dari Mindanao yang sering didera terorisme lintas batas.

 

Disisi lain keadaan ekonomi dan politik dinegara ini memiliki dampak bagi kekuatan militer, ditambah lagi banyak kebijakan pemerintah saat ini yang tidak masuk akal dan malah membuat rakyat semakin sulit.

 

Pemberian izin ribuan tenaga kerja asing dari china yang disepakati oleh pemerintah Jokowi malah menimbulkan polemik yang mendalam buat ketentaraman dan kesejahteraan rakyat, rakyat semakin banyak pengangguran, bahkan sudah banyak isu kalau tenaga kerja asing dari china masih berstatus tentara aktif dan eks napi. Jika hal itu terus-menerus terjadi Negara ini bisa menimbulkan konflik dengan pemerintah dan rakyat pekerja asing.

 

Dan lagi-lagi pasukan militer akan disibukkan lagi dengan urasan internal dan keamaan Negara, jika begini terus kapan militer Indonesia bisa fokus mengurus kekuatannya. Disisi lain Negara China juga memiliki kekuatan militer sangat baik yang tidak bisa dipandang sebelah mata.

Sekarang Ini Yang Dipertanyakan Seberapa Kuat Tentara Negara Indonesia?

Kini TNI menduduki urutan ke 14 dari 126 negara di dunia. Tapi yang disayangkan adalah peringkat TNI turun dalam beberapa tahun terakhir. Padahal belum lama ini (mungkin 2-5 tahun yang lalu) Indonesia berada di urutan ke 12.

Selain itu, TNI berada di peringkat 3 se-dunia untuk pasukan paling elit. Karena itulah, pasukan TNI selalu dipercaya oleh PBB dalam misi-misi penting. TNI juga mendapatkan tugas untuk melatih militer di Afrika. Pasukan KOPASSUS (Komando Pasukan Khusus) adalah salah satu pasukan terbaik di dunia.

 

Kekuatan Senjata Tentara Negara Indonesia

Senjata Indonesia juga tak bisa dipandang remeh. Indonesia memiliki senjata perang yang ditakuti oleh negara lain, misalnya Pesawat tempur F1 C/D, Super Tecano EMB 314, Tank Marder, KRI Bung Tomo bahkan Rusia dan Amerika mengakui senjata buatan Indonesia termasuk senjata terbaik dan terkuat. Indonesia memiliki ratusan unit tank, ribuan unit kendaraan perang lapis baja, puluhan artileri perang, puluhan peluncur roket, ratusan alat udara, ratusan helikoper, ratusan pesawat, ratusan kapal perang, dan 4 kapal selam.

 

Kekuatan Tentara Indonesia

Dengan 300.000 pasukan Angkatan Darat (AD), 37.850 pasukan Angkatan Udara (AU), dan 75.000 pasukan Angkatan Laut (AL), Indonesia memiliki jumlah tentara yang relatif banyak. Senjata masing-masing bagian juga sangat lengkap.

AD memiliki 418 tank, 1089 kendaraan tempur lapis baja, 37 artileri swagerak, 80 artileri medan, dan 86 sistem peluncur roket beruntun. AU memiliki 441 alat udara, 147 helikopter, 5 helikopter tempur, 111 pesawat pengangkut tentara, dan 170 pesawat tempur.

Sedangkan AL memiliki 221 kapal perang, diantaranya 8 kapal frigat, 24 kapal korvet, 23 kapal cepat, 48 kapal patroli, 12 kapal penyapu ranjau, 20 kapal serbaguna, dan 4 kapal selam.
Kebanyakan diantaranya memang kekurangan jumlah, dibandingkan dengan luasnya Indonesia. Misalnya 4 kapal selam, bukankah itu terlalu sedikit dibandingkan dengan luas Indonesia?

Nah, bagaimana apa kamu cukup tercengang? Apa kamu mau menjadi tentara suatu hari nanti? Jika ingin bekali mimpi anda dengan bakat yang kuat dan memandai, mulai dari wawasan, ketangkasan dan juga pengenalan ilmu tentang kekuatan militer.

Pengenalan ilmu kekuatan militer bisa anda mulai dari hal yang kecil yaitu memahami sejarah militer,strategi militer hingga alat tempur pasukan militer Indonesia, semoga kedepannya kekuatan militer indonesia semakin kokoh dan bisa jadi perisai masyarakat indonesia

Berikan Komentar Anda

Login untuk komentar

Login