images

okezone.com

Sekertaris Jendral GSJ

Jl.KHR.Khasan Mimbar , Majan , Kedungwaru , Tulungagung
Member Since 27/07/2017

Tradisi Islam Perdikan Majan : Kirap Pusaka Kyai Golok, Hormati Jasa Pejuang Islam Ngrowo

Selasa, 1 Agustus 2017

Gerakan Santri Jalanan - Tahukah Kalian apa Tradisi Jamasan dan Kirap Pusaka ?

Mungkin Terbesit dalam pikiran kita bahwa Jamasan Atau proses memandikan Pusaka atau benda keramat mesti dengan 7 jenis bunga dan ritual macam macam sebagainya,

Namun beda dengan Ini, Pusaka Kyai Golok adalah Pusaka Hadiah Dari Kerajaan Mataram Islam yang diberikan Kepada KHR.Khasan Mimbar dalam memperjuangkan Babat Majan , Dulu belum ada tulungagung , adanya Ngrowo (Bonorowo)

"Untuk Menghormati Jasa Beliau dalam berjuang di zaman dulu, maka tiap tahun diadakan Grebeg Maulud, Acara diawali dengan jamasan dan kirap pusaka, lalu dilanjutkan acara sholawat & pengajian selama satu bulan penuh hingga akhir tahun, biasanya acara diselenggarakan Oleh Yayasan pada Tiap awal desember"
- Abd Azhaar Bawazier

Memandikan Pusaka Ini Juga Unik, Pusaka yang ditutup dalam peti yang dipikul oleh Keluarga Sentono dalem ini nanti di arak / digiring ke Masjid Al Mimbar , selama perjalanan ada Tarian Pencak Seperti Tari Rudat Dengan pakaian Lorek Ala Jogja serta mengenakan Blangkon dan dibelakangnya ada Sesepuh Sentono yang nantinya akan memandikan pusaka dengan jubah hijau dan di arak payung berputar serta dibelakang itu diikuti oleh para pejabat tinggi daerah, seperti Bupati ,Ketua DPRD, dan Instansi-Instansi Pemerintah daerah, lalu diikuti dibelakangnya oleh masyarakat Desa Kasepuhan Perdikan Majan,

Prosesi Memandikannya Sangat Unik dan berbeda, 
Tidak Seperti memandikan pusaka pusaka / benda keramat lainnya yang dengan 7 jenis bunga, Pusaka ini Cukup dengan Dibuka Kyai Golok dari Wadahnya / Sarungnya, dan diasapi oleh dupa & Kemenyan yang mengepul dari bawah serta dibacakan Sholawat dan diiringi Tarian Sholawat ISHARI Selama Prosesi ,

"Memang Pusaka ini keramat, dalam arti ada filosofi didalamnya, Ketika Pusaka ini dibuka dari tutupnya, maka seluruh Langit majan Itu Gelap, Karena Dalam Pusaka Ulama Penyebar islam pertama ditulungagung (ngrowo) ini mempunyai cahaya dibalik cahaya yang dipancarkan dari dalamnya, setelah diasapi dupa dan kemenyan, maka langit majan kembali menjadi terang, ini bentuk sebuah Alam Merekam apa filosofi didalamnya sehingga terjadi seperti itu , Wallahua'lam Bisshowab"
- KHRM Yasin Al Mimbar
(Sesepuh Sentono Dalem Perdikan Majan)
Keturunan KHR.Khasan Mimbar

Oleh : Ismudzat Media - Gerakan Santri Jalanan
Sumber : Yayasan Sentono Dalem Perdikan Majan
Yayasan Keramat Asmojati
Paguyuban Sentono Dalem Perdikan Tulungagung

Berikan Komentar Anda

Login untuk komentar

Login